Pengaderan Qari Qariah dan Seniman Nasyid

Suara-suara merdu melantunkan ayat suci Alquran, terdengar dari Aula MTsN Batubenawa

Pengaderan Qari Qariah dan Seniman Nasyid
Foto: Ist
Group Nasyid MTsn Batubenawa 

SERAMBIUMMAH.com - Suara-suara merdu melantunkan ayat suci Alquran, terdengar dari Aula MTsN Batubenawa, Kecamatan Batubenawa, Hulu Sungai Tengah. Mereka adalah siswa dan siswi di sekolah tersebut yang rutin mengadakan Talimul Quran, yaitu belajar membaca Alquran sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah.  

Mereka antara lain Halimatus Sa’diah, siswi kelas VIII, Syahidah Hayati dan Saniah siswi kelas VII.

Bersama siswa lainnya, mereka rutin berkumpul tiap Sabtu sore atau satu minggu sekali. Berbeda dengan sekolah lain, yang sekadar belajar melafalkan dan mempelajari tajwidnya, kelompok ini juga belajar Alquran dengan menulis hingga tilawahnya, atau seni melafalkannya dengan tartil.

Seperti dituturkan Halimatus Sa’diah. Siswi kelas VIII ini mengaku mengikuti kegiatan tersebut secara rutin, hingga menguasai tilawah. Dia bahkan beberapa kali terpilih mewakili sekolah, saat ada Musabaqah di tingkat kabupaten. Selain itu, siswi yang sudah fasih membaca Alquran dan melafalkannya ini menjadi pengajar di sebuah Taman Pendidikan Alquran (TPA).

“Jadinya banyak manfaat yang saya petik dari kegiatan talimul dan belajar tilawah. Selain dapat pahala membaca Alquran, juga bisa mengajar adik-adik di TPA yang tentunya pahala juga kan,” kata Halimatus saat ditemui, Rabu (15/1).

Syahidah, temannya menambahkan, mengikuti kegiataan ini membuat dia tak perlu repot memanggil guru mengaji ke rumah, karena sekolah sudah memberikan pilihan sebagai kegiatan tambahan di luar jam pelajaran. Di bawah bimbingan guru Pembina, M Arifin mereka mengaku pelajaran tambahan itu tak membebani.

Apalagi, selain belajar tartil Quran, siswa juga diajak bernasyid, yaitu latihan melantunkan lagu-lagu berisi nasehat, pesan dan hal bermakna lainnya.  Kegiatan nasyid dilaksanakan tiap Selasa sore. Kepala MTsN Batubenawa, Husain, menjelaskan berbeda dengan sekolah tingkat lanjutan atas, materi kegiatan keislaman di MTs yang dipimpinnya dibuat seringan mungkin.

Disesuaikan dengan usia para pelajar di sana. “Kalau membentuk kelompok studi Islam, kan belum waktunya. Mereka lebih kami arahkan untuk menjadi tilawah dulu,” jelasnya.

Dari kegiatan tersebut, jelas Husain akan terlihat siswa yang berbakat di seni baca Alquran.  Jadi, selain mengarahkan siswa pada belajar membaca Alquran dan belajar tajwidnya, sekalian pengaderan qori dan qoriah. Para qori-qoriah itu kemudian, membentuk grup kesenian nasyid, di bawah binaan guru, Nunung Atmaliyah.

MTsN Batubenawa adalah salah satu madrasah yang membuka diri untuk para siswanya berekspresi. Tak heran, selain kegiatan keagamaan mereka juga punya kegiatan ekstrakurikuler yang beragam. Seperti menari tradisional dan teater. Para siswa yang penari pun sering diundang dalam berbagai even, seperti hari jadi kabupaten. (hanani/anjar wulandari)

Tags
Nasyid
Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved