Dibentuk Atas Inisiatif Warga

Jemaah majelis taklim masjid yang terletak di Jalan Alalak Tengah, RT 15, Banjarmasin Utara adalah warga

Dibentuk Atas Inisiatif Warga
IST
Puluhan warga mengikuti pengajian yang dilaksanakan di Masjid Kanas. 

SEBELUM kegiatan majelis taklim dimulai, dilaksanakan salat sunat tasbih empat rakaat. Itulah rutinitas jemaah Majelis Taklim Tuhfatur Raghibin (Masjid Kanas) tiap Minggu malam.

Jemaah majelis taklim masjid yang terletak di Jalan Alalak Tengah, RT 15, Banjarmasin Utara adalah warga sekitar di antaranya dari Alalak Tengah, Alalak Utara, Pulau Suwangi, dan Berangas.

Samsuni Abdullah, koordinator Majelis Taklim Tuhfatur Raghibin, mengatakan majelis taklim itu dibentuk awal 2004 atas inisiatif masyarakat sendiri.

“Melihat kondisi masyarakat yang semakin maju, ilmu agama perlu disampaikan secara rutin agar keagamaannya tetap terjaga. Kami tidak ingin masyarakat di sini minim pengetahuan agama,” ujar Samsuni usai mengisi majelis taklim, Minggu (2/3) malam.

Penyampaian ceramahnya pun terbilang mudah dicerna dengan dibacakan bahasa Arab terlebih dulu baru diartikan dengan bahasa Banjar.

Adapun kitab-kitab yang dipelajari dalam majelis tersebut adalah Kitab Hadist Riyadhusshalihin, Tasauf kitab Nashuddiniyah, Fiqih kitab Sabilal Muhtadin karangan Muhammad Arsyad Albanjari.

“Kalau malam Senin majelisnya, sedangkan malam Rabu khusus pembacaan maulid, kemudian malam Jumat tahlilan,” ujarnya.

Sementara itu pengisi majelis taklim bukanlah tuan guru dari luar, melainkan dari tokoh masyarakat sendiri yang sudah mumpuni dalam pengetahuan agama yakni KH Muhammad Zahri Simin, Samsuni Abdullah, dan Ahmad Zulkifli.

Samsuni mengatakan keberadaan majelis taklim ini sangat penting karena bertujuan untuk menjadikan masyarakat berakhlakul karimah, menambah kesadaran akan ilmu pengetahuan agama.

“Serta bisa menjalankan syariat Islam dengan benar seperti tauhidnya, fiqih, dan tasauf,” ujarnya.

Salah satu jamaah Darwis Said mengaku setiap pengajian pasti ikut, bahkan sejak mulai dari awal berdiri majelis sampai sekarang tak pernah absen, kecuali hujan atau ada urusan lain.

“Sudah komitmen saya dalam hidup untuk selalu mengikuti pengajian ini, selain untuk menyambung silaturrahmi juga untuk mendapatkan ilmu agama,” katanya. (muhammad elhami-syamsudin)

Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved