Edisi Cetak

Berharap Dibukakan Pintu Ilmu

LANTUNAN ayat suci Alquran mengalun merdu dari kelas I Jurusan Farmasi SMKN 1 Amuntai. Dalam kelas, masing-masing siswa dan siswi

Berharap Dibukakan Pintu Ilmu
BANJARMASINPOST GROUP/RATINO TAUFIK
SISWA dan siswi SMKN 1 Amuntai membaca Alquran sebelum pelajaran dimulai. 

LANTUNAN ayat suci Alquran mengalun merdu dari kelas I Jurusan Farmasi SMKN 1 Amuntai. Dalam kelas, masing-masing siswa dan siswi serius membaca kitab suci umat Islam tersebut.

Membaca atau tadarus Alquran sudah menjadi kegiatan rutin yang harus diikuti siswa dan siswi di SMKN 1 Amuntai, sebelum mengikuti pelajaran. Kegiatan tersebut dilangsungkan selama 10 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai.

Wakil Kepala Seksi Kurikulum SMKN 1 Amuntai, H Mahmudi, mengungkapkan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut tidak lain adalah agar siswa dan siswi dibukakan pintu hati dan pikirannya untuk menerima ilmu pengetahuan atau pelajaran yang disampaikan oleh guru.

“Mudah-mudahan dengan terlebih dulu membaca surah-surah di Alquran, Allah SWT membukakan pintu hati dan pintu ilmu bagi siswa dan siswi kami. Dengan begitu, mereka nantinya tidak hanya menjadi manusia yang berilmu tetapi lebih dari itu juga menjadi manusia yang bertaqwa,” ungkap Mahmudi.

Dikatakan dia, dalam pelaksanaan kegiatan tadarus Alquran, sekolah sama sekali tidak memberikan batasan atau melakukan penyeragamaan terhadap surah apa saja yang harus dibaca oleh para siswa.

“Kalau bacaannya lancar, tentu juga bisa makin cepat. Kemampuan siswa dalam membaca Alquran berbeda-beda. Jadi sekolah memberikan kebebasan kepada siswa dalam pelaksanaan tadarus Alquran ini,” kata Mahmudi yang juga bertugas menjadi guru mata pelajaran agama Islam.

Setiap harinya, guru mata pelajaran yang mengajar pada jam pertama di kelas, bertugas mengawasi dan mengoordinir siswa di kelas untuk melakukan kegiatan tadarus Alquran.

Selain pelaksanaan tadarus Alquran, di sekolah yang sudah berdiri sejak tahun 1959 ini juga dilaksanakan salat Dzuhur berjemaah di musala sekolah. Namun karena keterbatasan ruang, pelaksanaan salat Dzuhur dilakukan secara bergantian.

“Walau sudah memasuki saat jam pelajaran, bagi siswa yang hendak melaksanakan salat Zuhur kami berikan kesempatan,” katanya.

Pada setiap peringatan hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW dan Isra Miraj, sekolah yang beralamat di Jalan Negara Dhipa Kecamatan Amuntai Tengah ini juga melaksanakan kegiatan tersendiri untuk memperingatinya.

Saat ini, lanjut Mahmudi, SMKN 1 Amuntai memiliki enam jurusan. Terdiri atas jurusan Farmasi, Multimedia, Teknik Komputer dan Keahlian, Pemasaran, Akutansi, dan Administrasi Perkantoran.

“Jumlah ruang kelas ada 25 ruang. Sedangkan jumlah siswa saat ini mencapai 800 orang lebih. Dari jumlah tersebut sebanyak 263orang siswa dalam waktu dekat akan mengikuti Ujian Nasional (UN),” ungkap Mahmudi yang sudah mengajar selama 24 tahun di SMKN 1 Amuntai.

Terkait dengan pelaksanaan UN yang sebentar lagi menjelang, SMKN 1 Amuntai juga menggelar pelaksanaan salat Hajat. Bukan hanya di sekolah, tapi pelaksanaan salat Hajat juga akan dilakukan bersama-sama dengan siswa dari sekolah lain.

“Sabtu (5/4) nanti, pelaksanaan salat Hajat akan dilangsungkan di Masjid Sabilal Muttaqien di Kelurahan Sungai Malang. Kegiatan tersebut dilangsungkan bersama dengan siswa SMKN lainnya yang ada di Amuntai,” jelasnya. (ratino taufik-murhan)

Tags
Tadarus
Editor: Sudi
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved