Edisi Cetak

Salat di Masjid Quba seperti Umrah

DIRIWAYATKAN dari Ibnu Umar Radiallahu anhu, Rasulullah SAW pergi ke Masjid Quba kadang-kadang menunggang kuda dan kadang-kadang berjalan kaki.

Salat di Masjid Quba seperti Umrah
NET
Masjid Quba 

DIRIWAYATKAN dari Ibnu Umar Radiallahu anhu, Rasulullah SAW pergi ke Masjid Quba kadang-kadang menunggang kuda dan kadang-kadang berjalan kaki.

Ibnu Numair menambah daripada hadis Nafi’ katanya: Baginda Shalallahu ‘Alaihi Wassalam salat di dalamnya dua rakaat. (Muttafaqun Alaihi)

Ustadz Syaraffudin mengatakan, dalam Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan Abu bin Sahl bin Hunaif radhiyallahu ‘anhum, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia salat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah.” (HR Tirmizi no 298 Ibnu Majah no 1.401)

Dalam hadis riwayat Ibnu Majah nomor 1402 menyebutkan, barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian mendatangi masjid Quba dan salat di dalamnya, ia akan mendapatkan pahala umrah.

Allah SWT memuji masjid ini dan orang yang mendirikan salat di dalamnya dari kalangan penduduk Quba dengan Firman-Nya disebutkan, masjid Quba adalah masjid yang dibangun atas dasar takwa.

“Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (Mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu salat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih” (QS At Taubah: 108)

Kemudian, dikatakan Ustadz Syaraffudin, salat dua rakaat di Masjid Quba, pahalanya sama dengan melakukan umrah. Jemaah berwudu dan niat salat sunah dua rakaat sejak dari tempat pondok atau hotel. Kemudian berangkat ke masjid dan salat dua rakaat, maka bagi mereka pahala umrah.

“Sebagaimana tersebut dalam hadis yang riwayat Tirmizi, Rasulullah pernah bersabda: “Barang siapa yang mengambil wudu di rumahnya dan mendirikan salat di dalamnya, maka ganjarannya sama dengan umrah,” katanya.

Sebagai tanda kecintaan dan balas budi terhadap masjid ini, diceritakan dalam hadis yang disampaikan Ibnu Umar Radiallahu anhu dan diriwayatkan Bukhari. Nabi Muhammad SAW setiap hari Sabtu, kadang hari Senin, berjalan kaki dari rumahnya untuk salat dua rakaat di masjid ini.

“Dalam cerita yang lain, Rasulullah sering salat sunat di Masjid Quba untuk menunggu Saidina Ali, yang rumahnya berada di belakang masjid ini,” katanya.

Masjid Quba sendiri adalah masjid pertama yang didirikan oleh Nabi, sesampainya beliau hijrah ke Madinah. Rasulullah SAW pada tahun 1 Hijriyah atau 622 M di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah.

Salah satu yang pernah salat di masjid Quba adalah Ida Laila. Ia mengatakan sangat bersyukur bisa bisa berkesempatan salah di masjid pertama yang didirikan Nabi.

“Meski tidak sampai satu jam di sana, sangat bersyukur telah berkesempatan mengunjungi masjid Quba dan salat di dalamnya mengikuti sunah Rasulullah. Semoga Allah karuniakan pahala umrah kepada kami, amin,” katanya. (rahmadhani-kamardi)

Editor: Sudi
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved