Inilah Keutamaan-keutamaan Para Penghafal Alquran

dengan ribuan ayatnya ternyata tidak menyurutkan niat kaum muslimin untuk menjaganya dalam ingatan dan lisan

Inilah Keutamaan-keutamaan Para Penghafal Alquran
serambiummah.com/ibrahim ashabirin
Sebanyak 3.158 pelajar SD/MI di Kabupaten Tapin mengikuti Khataman Alquran, Selasa (29/4/2014) 

SERAMBI UMMAH.COM – Di antara amalan yang memiliki banyak keutamaan adalah menghafal Al Qur’an. Maka tidak heran, dengan ribuan ayatnya ternyata tidak menyurutkan niat kaum muslimin untuk menjaganya dalam ingatan dan lisan mereka, selain berusaha mengamalkannya dalam kehidupan.

Dan inilah beberapa keutamaannya: Para penghafal Al Qur’an bersama para malaikat yang mulia dan taat. Hati seorang muslim tidak kosong dari bagian kitab Allah Azza wa Jalla

“Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur’an sedikitpun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas, ia berkata hadits ini hasan shahih)

Memperoleh penghormatan dari Rasulullah Saw.

Diriwayatkan bahwa Rasul Saw ketika mengutus seseorang di antara para sahabat, beliau Saw memilih seseorang yang paling banyak hafalan ayatnya. Begitu juga ketika mengurus jenazah para syuhada, beliau mendahulukan syuhada yang paling banyak hafalan ayatnya.

Penghafal Al Qur’an akan memakai mahkota kehormatan (dalam hadits riwayat Tirmidzi)
Membahagiakan orang tua, karena orang tua yang memiliki anak penghafal Al Qur’an memperoleh pahala khusus.

Dari Buraidah Al Aslami ra. ia berkata bahwasanya ia mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Al Qur’an akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya, Al Qur’an akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya, ‘apakah anda mengenaliku?’. Penghafal itu menjawab, ‘saya tidak mengenal kamu.’ Al Qur’an berkata, ‘saya adalah kawanmu, Al Qur’an, yang membuatmu kehausan di tengah hari dan tidak tidur pada malam hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapatkan keuntungan di belakang dagangannya, dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan.’

Maka penghafal tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya dan kekekalan di tangan kirinya serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sedangkan kedua orang tuanya diberi dua pakaian lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya, ‘kenapa kami diberi dengan pakaian begini?’ kemudian dijawab, ‘karena anakmu hafal Al Qur’an’. Kemudian kepada penghafal tadi diperintahkan, ‘Bacalah dan naiklah ke tingkat-tingkat syurga dan kamar-kamarnya,’ maka ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik dengan cepat atau perlahan (tartil). Diriwayatkan oleh Ahmad dalam musnadnya (218723) dan Ad Darimi (3257).

Akan menempati tingkatan yang tinggi di syurga Allah Azza wa Jalla.

Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda, “…Maka tingkatan syurga yang dimasuki penghafal Al Qur’an adalah tingkatan paling atas dimana tidak ada lagi tingkatan sesudah itu.

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved