Jangan Mencela Hujan

KEPALA BMKG, Purwanto, mengatakan saat ini merupakan masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Jangan Mencela Hujan
NET
Ilustrasi 

KEPALA BMKG, Purwanto, mengatakan saat ini merupakan masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Cuaca tiba-tiba hujan, dan kemudian tiba-tiba panas.

Sebagai umat muslim, kita harus meyakini, tentunya ada maksud dan tujuan Allah SWT menurunkan hujan ke muka bumi. Dalam surah Al Qaaf ayat 9-17, Allah SWT berfirman Hujan merupakan salah satu rizki dari Allah kepada hamba-hambaNya.

“Dan Kami (Allah) telah menurunkan dari langit air yang diberkahi yang kemudian Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun, biji-biji tanaman yang diketam, pohon-pohon kurma yang tinggi dan mempunyai mayang bersusun-susun sebagai rezeki bagi hamba-hamba Kami.” (Qaaf 9-11)

Air adalah salah satu nikmat Allah yang sangat agung. Air menjadi sumber kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan. Semuanya tidak bisa lepas dari air sebagaimana firman Allah SWT.

“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS Al Anbiya’: 30)

Allah telah menyediakan nikmat ini untuk makhluk-makhluk-Nya di bumi. Sumbernya ada yang keluar dari tanah, turun dari langit (hujan), atau mengalir di sungai dan lautan.

Air hujan sendiri adalah salah satu nikmat yang banyak Allah sebutkan dalam Alquran. Memiliki Manfaat dan fungsi sangat banyak.

Allah mengabarkan, Dia menghidupkan bumi yang mati dan kering melalui guyuran hujan. Airnya menghidupkan bumi dan menghijaukannya. “Dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan.” (QS Al-Baqarah: 164)

Dengan hujan, Allah menumbuhkan tanam-tanaman, sayur-mayur dan buah-buahan sebagai sumber makanan, “Dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu.” (QS Al Baqarah:21)

Maka air hujan yang turun dari langit ini adalah air penuh berkah yang banyak mengandung kebaikan. Ia bisa menyucikan bumi dari kotorannya, membersihkan badan dari kotoran debu dan najis. Ia adalah air suci secara dzat dan menyucikan yang lain.

Halaman
12
Editor: Sudi
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved