Memelihara Jenggot Bukan 'Sunnah'

agama islam merupakan agama yang sesuai dengan fitrah, sehingga jenggot memiliki kedudukan tersendiri

Memelihara Jenggot Bukan 'Sunnah'
chinadaily.com.cn
Umat Muslim di Cina saat berdoa bersama usai shalat berjamaah.

SERAMBI UMMAH.COM - Sudah menjadi fitrah laki-laki untuk memiliki dan memelihara jenggot, dan agama islam merupakan agama yang sesuai dengan fitrah, sehingga jenggot memiliki kedudukan tersendiri dalam islam, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda :

"(sunnah-sunnah) fitrah itu ada lima, atau lima dari sunnah-sunnah fitrah, yaitu; berkhitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku dan mencukur kumis" [HR Bukhari]

Memelihara jenggot bagi laki-laki adalah termasuk sunnah Rasulullah yang hukumnya wajib. Diantara dalil tentang wajibnya adalah Sabda Nabi shalallahu 'alaihi wa salam :

"Potonglah kumis dan biarkan jenggot tumbuh" [HR Muslim]

Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh imam Muslim dari Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu bahwasanya Nabi shalallahu 'alaihi wa salam memerintahkan untuk mencukur kumis dan memanjangkan jenggot.

Dalam kaidah fiqh sebuah perintah hukum asalnya adalah wajib kecuali ada dalil lain yang merubahnya. Jadi hukum jenggot bukan seperti anggapan sebagian orang yang mengatakan memelihara jenggot adalah sunnah yang berarti bila dikerjakan berpahala bila ditinggalkan tidak mengapa.

Mencukur kumis dan memanjangkan jenggot juga merupakan ciri kaum muslimin dan bentuk menyelisihi orang kafir. Sebagaiman Nabi shalallahu 'alaihi wa salam bersabda :

”Selisilah oleh kalian orang-orang musyrik, lebatkanlah jenggot dan potonglah kumis” [HR. Bukhari dan Muslim].

Dalam hadis lain beliau bersabda :

"cukurlah kumis kalian dan panjangkanlah jenggot. Selisihi lah kaum Majusi" [HR Muslim]

Namun bagi laki-laki yang memang tidak mempunyai jenggot tidaklah dikenai kewajiban ini atau diwajibkan menumbuhkan jenggot, karena Allah tidak membebani hambaNya dengan sesuatu yang tidak mungkin dikerjakan. Ia bersabda :

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya" [QS Al-Baqarah : 286]

Sehingga bagi yang belum tumbuh jenggotnya ataupun memang tidak memiliki jenggot tidak perlu khawatir atau takut terkena dosa karena tidak dapat mengamalkan kewajiban ini.

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved