SerambiUmmah/

Edisi Cetak

Hukuman bagi Pelaku Pencabulan Terhadap Anak

Pelecehan seksual terhadap anak semakin marak dan sadis, belum lagi ditambah dengan kejahatan keji lainnya

Hukuman bagi Pelaku Pencabulan Terhadap Anak
tempo.co

Ke Atas Semakin Tumpul

Pelecehan seksual terhadap anak semakin marak dan sadis, belum lagi ditambah dengan kejahatan keji lainnya seperti pemerkosaan, homoseksual dan sebagainya. Sesungguhnya ini adalah salah satu bukti bahwa sistem hukum buatan manusia yang kita terapkan tidak efektif dan semakin ke atas semakin tumpul.

Hanya dengan menerapkan syari’at Islam secara menyeluruh di bawah naungan khilafah lah, para pelaku kejahatan akan ditindak secara adil dan tegas. Tanpa hukum Allah sangat sulit untuk memberikan efek jera bagi pelaku.

089691678xxx

Akibat Penegakan Hukum Lemah

Kalau membicarakan kasus pelecehan seksual bahkan pemerkosaan terhadap anak, maka kita akan bergidik karena sangat ngeri dan sadis. Anak yang seharusnya kita lindungi ternyata justru menjadi sasaran empuk para pemerkosa yang biadab. Pelaku pemerkosa adalah biadab apalagi itu terhadap anak.

Atas tindakan itu anak-anak akan tumbuh dengan beban dan itu juga menjadi beban bagi negara seharusnya. Negara harusnya memikirkan dan bertindak untuk membuat rambu hukum yang lebih tegas. Idealnya memang pelaku dikenakan sanksi kebiri.

Itu untuk menghindari agar pelaku tidak melakukan hal serupa. Sebab bila hanya dihukum kurungan badan, ketika keluar mereka pasti akan mengulanginya bahkan lebih. Tidak ada jaminan mereka akan jera bahkan kalau boleh kita berkata ‘jangan berharap mereka jera’.

Betapa ngerinya korban-korban berikutnya.

Tanpa hukuman kebiri artinya penegakkan hukum kita tidak tepat sasaran, tidak mampu melindungi masyarakat khususnya anak-anak yang tak berdaya.

08969200xxx


Kebiri atau Dirajam

Miris bercampur geram rasanya setelah terkuaknya kasus sejumlah pelecehan terhadap anak-anak, khususnya bocah lelaki di Tanah Air ini. Kasusnya hampir menyebar ke seluruh daerah. Ini sungguh memprihatinkan.

Ini tentu ada yang salah dari masyarakat kita, terutama para pelaku yang menyalurkan syahwat kepada anak laki-laki. Selain rendahkan ilmu agama, arus informasi yang kini kian tak terbendung, menjadi salah satu penyebab penyimpangan tersebut.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihak keluarga perlu melakukan pengawasan secara ketat terhadap gerak-gerik buah hatinya. Selain itu, pemerintah harus bertindak tegas terhadap para pelaku.

Hukuman kurungan penjara saja rasanya tidak cukup bagi pelaku pelecehan seksual terhadap anak tersebut. Sebab, setelah keluar dari penjara, kemungkinan besar perbuatan bejatnya terulang kembali.

Oleh karena itu, saya setuju wacana yang kini bergulir yakni pelaku dikebiri, agar yang bersangkutan tak lagi melakukan perbuatan bejatnya.

Atau kalau ingin lebih tegas lagi, terapkan hukum Islam. Yakni hukum cambuk bagi yang belum berkeluarga, dan dirajam sampai mati bagi yang sudah berkeluarga.

08879953xxx

Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help