Tradisi Maleman di Masjid Agung Sunan Ampel

Masjid Agung Sunan Ampel tak pernah sepi pengunjung. Terutama saat malam Jumat. Para peziarah itu ingin melewatkan

Tradisi Maleman di Masjid Agung Sunan Ampel
net
Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur

SERAMBIUMMAH.COM - Masjid Agung Sunan Ampel tak pernah sepi pengunjung. Terutama saat malam Jumat. Para peziarah itu ingin melewatkan Ramadan dengan beritikaf dan berziarah ke makam Sunan Ampel yang berada di belakang masjid ini.

Saat bulan Ramadan, pengunjung Masjid Sunan Ampel makin membludak. Karena Masjid ini punya tradisi “maleman”. Dalam tradisi itu, para pengunjung membaca tahlil, tadarus, shalat sunah, dan iktikaf semalam suntuk. Tradisi ini banyak diikuti oleh para pengunjung, terutama di tanggal ganjil sepuluh hari terakhir Ramadan.

Tak hanya beritikaf dan berziarah ke makam Sunan Ampel, para pengunjung tempat ini juga banyak memburu air dari sumur kuno di belakang masjid yang terletak di Surabaya ini. Para peziarah yakin khasiat air sumur itu sama dengan air zamzam di Mekah, Arab Saudi.

Oleh sebab itu, banyak peziarah memburu air yang dianggap mengandung berkah ini. Ada yang sekedar menggunakannya untuk membasuh muka, ada pula yang langsung meminumnya. Bahkan, para peziarah banyak yang membawanya pulang dengan botol-botol air mineral sebagai oleh-oleh. (dci)

Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved