Pengkhutbah Pegang Tongkat Sunan Gunung Jati

Pada pagi hari 1 Syawal, bada Subuh, penghulu dan kepala kaum masjid Keraton Kasepuhan menjemput Sultan Sepuh

Pengkhutbah Pegang Tongkat Sunan Gunung Jati
Republika/Agung Supriyanto

SERAMBIUMMAH.COM - Pada pagi hari 1 Syawal, bada Subuh, penghulu dan kepala kaum masjid Keraton Kasepuhan menjemput Sultan Sepuh untuk Salat Ied. Tongkat khutbah Sunan Gunung Jati pun dikeluarkan dari keraton untuk digunakan khutbah di Langgar Agung Keraton Kasepuhan.

Sultan Sepuh kemudian sholat Ied di Langgar Agung Keraton Kasepuhan, bersama kaum kerabat keraton, dengan tradisi khutbah menggunakan Bahasa Arab. Setelah selesai, Sultan Sepuh kembali melakukan sholat Ied, yang kali ini dilakukan di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, bersama masyarakat.

''Di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, khutbahnya menggunakan bahasa Indonesia,'' terang Sultan Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, Sabtu (19/7/2014).

Usai salat, Sultan Sepuh kemudian menyaksikan Gamelan Sekaten ditabuh di Siti Inggil Keraton Kasepuhan. Setelah itu, menerima silaturahim keluarga di Dalem Arum.

Tak hanya itu, dari Keraton Kasepuhan juga mengirim masakan dan makanan ke Astana Gunung Jati, Masjid Agung, Langgar Agung, dan para abdi dalem.

Sedangkan hari kedua Lebaran, digelar open house menerima silaturahim para warga, abdi dalem, masyarakat dan pejabat. Kegiatan itu dilaksanakan di Bangsal Pringgandani Keraton Kasepuhan.

''Lebaran hakekatnya adalah kemenangan kita yang telah melalui jihad besar melawan hawa nafsu kita sendiri,'' kata Sultan.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved