Angkat Kota Tua Mendunia

Ketua Dewan Pembina Forum Peduli Budaya Nusantara (FPBN) Mayjen (purn) Hendardji Soepandji, alasan dipilihnya Kota Tua karena

Angkat Kota Tua Mendunia
WARTAKOTA/WAHYU TRI LAKSONO
Peserta karnaval budaya di acara pembukaan Festival Seni Budaya Nusantara di Kota Tua, Kamis (21/8/2014) sore. Festival ini digelar selama empat hari Kamis-Minggu 21-24 Agustus 2014. 

SERAMBIUMMAH.COM,JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Forum Peduli Budaya Nusantara (FPBN) Mayjen (purn) Hendardji Soepandji, alasan dipilihnya Kota Tua karena kawasan ini adalah permatanya Jakarta.

"Jadi agar Kota tua ini menjadi kawasan yang hidup dan dikenal secara nasional maupun internasional. Makanya kami memilih kawasan ini," katanya.

Lagipula acara ini sekaligus untuk mempromosikan serta menjaga kawasan Kota Tua supaya bersih terus.

Pria yang pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2013 lalu itu mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta belum mempunyai rencana yang jelas untuk membangun kawasan Kota Tua ini.

"Saat ini pemprov harus mempunyai rencana detil tata ruang kawasan bersejarah Kawasan bersejarah ini. Supaya jelas pembangunan ke depannya," kata pria berbaju beskap itu di sela-sela pembukaan karnaval budaya di Kota Tua, semalam.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved