Tradisi Batamat Alquran Saat Perpisahan

MESKI usia sekolah baru sekitar lima tahun dan letaknya berada di sebuah desa tapi prestasinya patut dibanggakan.

Tradisi Batamat Alquran Saat Perpisahan
serambiummah.com/a mas ramadhani
Batamat Alquran SMPN4 Alalak Batola 

SERAMBIUMMAH.COM,MARABAHAN - MESKI usia sekolah baru sekitar lima tahun dan letaknya berada di sebuah desa tapi prestasinya patut dibanggakan.

SMPN 4 Alalak dua kali meraih juara umum Gelora Penggalang tingkat Kabupaten Batola untuk kegiatan kepramukaan.
SMPN 4 Alalak yang saat ini dipimpin Muhammad Said juga meraih juara umum olimpiade tingkat Kabupaten Batola.
Bahkan Kepala Sekolah Muhammad Said terpilih menjadi kepala sekolah yang memiliki inovasi tinggi oleh Bupati Batola H Hasanuddin Murad.

Meski berprestasi dalam bidang kepramukaan dan ilmu, pihak sekolah tidak meninggalkan pembangunan mental spritual.
Mungkin inilah yang patut dibanggakan para siswa dan orangtua. Setiap perpisahan sekolah, di SMPN 4 Alalak ini selalu melakukan batamat Alquran oleh siswa kelas 3 (sembilan).

Batamat Alquran merupakan puncak pembelajaran baca tulis Alquran selama mengikuti pendidikan dari kelas 7 sampai kelas 9.

Apri, salah satu Alumnus SMPN 4 merasa bersyukur dapat belajar membaca Al-Quran, bahkan sampai mampu menamatkan baca Alquran.

Demikian pula dengan Judit kelas 9 ingin pula dapat ikut Batamat Al-Quran di akhir pendidikannya di SMPN 4 Alalak.
Kegiatan baca tulis Al-Quran, menurut Kepala Sekolah SMPN 4 Alalak Muhammad Said, masuk dalam kurikulum sekolah.

"Dua jam pelajaran baca tulis Alquran," kata Said.

Penulis: A Mas Ramadhani
Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved