Jika Anak Diajari Peduli Badannya, Ia akan Menjaga Kehormatan Diri

pasang foto bayi tengkurap, kesannya menggemaskan. Tapi sekarang, kita upload foto bayi telanjang di Instagram, langsung jadi mangsa Pedofil

Jika Anak Diajari Peduli Badannya, Ia akan Menjaga Kehormatan Diri

SERAMBI UMMAH.COM - Di Indonesia, masih dianggap menggelikan dan wajar jika anak kecil bertelanjang sambil berlarian di sekitar rumah. Padahal tanpa disadari, hal itu justru mengundang bahaya bernama kejahatan seksual.

“Dulu masih bisa dibilang lucu. Kalau sekarang, anak kecil lari-lari telanjang di luar rumah, justru banyak ‘orang-orang sakit’ mengincar,” pegiat sosial dan pembicara masalah keluarga, Dr. Sitaresmi S. Soekanto dalam “Kajian Muslimah: Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual”,  belum lama ini di Aula TK Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.

Tidak hanya di lingkungan rumah, para Pedofil (penjahat seksual terhadap anak-anak) juga berkeliaran melalui jalur internet.

“Dulu, kita pasang foto bayi tengkurap, kesannya menggemaskan. Tapi sekarang, kita upload foto bayi telanjang di Instagram, langsung jadi mangsa Pedofil,”tukasnya prihatin.

Jika sedari kecil anak diajari peduli dengan badannya, mereka akan menjaga kehormatan dirinya.  [Baca: Jangan Biarkan Orang lain Menyentuh Alat Kelamin Anak Kita]

Para orangtua harus mengajarkan anak berani berkata “tidak” untuk berboncengan motor dengan teman sekolahnya yang bukan mahram.

“Sejak kecil Ibu saya menanamkan hal-hal semacam itu. Jadi, ketika SMA ingin nengok teman di Rumah Sakit, saya nggak mau satu mobil “umpel-umpelan” cewek-cowok. Lebih baik saya naik bus dan bertemu di Rumah Sakit,”tandasnya.benar terbukti menyediakan hiburan penari telanjang,” kata anggota DPRD Hadi Susanto.

Informasi tentang adanya penyedia tari telanjang yang terselubung di dalam tempat karaoke ramai menghiasi halaman sejumlah surat kabar lokal di Malang. Informasi tersebut menyebutkan, tari telanjang bisa diakses siapa pun dengan tarif sekitar Rp1,5 juta untuk pertunjukan selama 15 menit di atas meja karaoke.

Praktik itu diduga juga mendapatkan perlindungan dari salah satu aparat penegak hukum di Kota Malang.

Beberapa tempat karaoke baru disebut memiliki makelar khusus yang menawarkan program ini. Tapi berita tersebut telah dibantah oleh sejumhlah penyedia karaoke yang namanya disebut ikut menyediakan menu porno.

“Kami tidak fokus pada pelanggan atau pejabat yang terlibat di dalamnya, yang penting ini adalah pelanggaran dan harus segera ditindaklanjuti lebih dahulu. Perketat pengawasan, cari bukti dan kebenarannya, sehingga penyedia jasa itu bisa ditutup dan diproses secara hukum,” kata Hadi. (hc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved