Umur Berapa Kakak-Adik Berhenti Bertengkar?

Sebuah penelitian mengatakan bahwa kakak adik yang acap kali bertengkar merupakan hal yang lumrah dan tak perlu dikhawatirkan

Umur Berapa Kakak-Adik Berhenti Bertengkar?
Shutterstock
Kebanyakan pertengkaran antarsaudara sebenarnya tidak akan merusak hubungan mereka.

SERAMBIUMMAH.COM - Coba tengok kembali masa kecil Anda dahulu. Apakah Anda sering bertengkar atau akur dengan kakak atau adik? Sebuah penelitian mengatakan bahwa kakak adik yang acap kali bertengkar merupakan hal yang lumrah dan tak perlu dikhawatirkan oleh orangtua.

Penelitian yang dilakukan oleh situs Getting Personal ini melibatkan 2.000 orang dewasa berusia lebih dari 30 tahun. Tujuannya untuk meneliti hubungan antara saudara kandung dan bagaimana hubungan tersebut bergulir pada usia dewasa.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa usia 25 tahun adalah usia rata-rata kakak dan adik mulai merasakan cinta serta kasih satu sama lain. Ini dibuktikan dengan pernyataan 75 persen responden yang mengaku hubungan dengan saudara mereka lebih baik setelah menginjak usia 25 tahun dan lebih. Padahal, 45 persen dari mereka mengaku sering kali bertengkar dengan kakak atau adik saat masih kecil.

Alasan mengapa rasa sayang ini baru tumbuh ketika mereka dewasa adalah tempat tinggal yang berjauhan dan merindukan masa-masa kanak yang serba menyenangkan. Selain itu, rasa peka terhadap keinginan agar kakak atau adik hidup bahagia semakin terpupuk pada usia 25 tahun atau lebih.

Rasa sayang dan kepedulian ini ditunjukkan dengan cara lebih sering mendengarkan nasihat atau keluhan saudara kandung, menerima kehadiran ipar yang sebenarnya tak Anda suka, mendukung cita-cita saudara kandung, dan sebisa mungkin selalu menyepakati keinginan orangtua.

"Tak diragukan lagi bahwa banyak dari kita bersenang-senang dengan saudara kandung saat masih kanak-kanak. Namun, seiring usia dan tingkat kedewasaan, kepribadian yang berbeda serta kecemburuan dapat menghilangkan perasaan yang baik terhadap saudara," ujar salah satu juru bicara situs GettingPersonal.co.uk.

"Usia 25 adalah usia matang dan dewasa, kita sudah mandiri dan menemukan jati diri, kita akan lebih menghargai keluarga dan mengerti betapa pentingnya keberadaan mereka. Jadi, perlu bertahun-tahun, sampai sakhirnya seseorang merasakan sayang pada kakak dan adik mereka,” imbuhnya. 

Mencapai usia 25 tahun bukanlah waktu yang sebentar, malah cenderung lama. Namun demikian, sang juru bicara mengatakan bahwa hubungan antarsaudara kandung adalah hubungan yang sangat layak untuk dimiliki.

"Hubungan kita dengan saudara adalah sesuatu yang sangat istimewa. Mereka adalah orang yang mengenal Anda paling lama, dan mereka akan tetap bersama Anda ketika teman-teman lain datang dan pergi. Hubungan ini perlu dihargai dan dirayakan,” tutupnya.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved