Masalah Finansial Picu Stress Perempuan

Psikolog Bertha Sekunda menjelaskan, cara perempuan menghadapi masalah perceraian pun berbeda-beda. Hal ini bergantung kondisi pernikahan.

Masalah Finansial Picu Stress Perempuan
tribunnews.com
Sidang cerai

SERAMBIUMMAH.COM,JAKARTA - Psikolog Bertha Sekunda menjelaskan, cara perempuan menghadapi masalah perceraian pun berbeda-beda. Hal ini bergantung kondisi pernikahan.

"Kalau wanita saat menikah tidak mendapatkan hak yang mestinya dia dapatkan, maka perceraian membuat dia lebih tenang karena dia tidak mengharapkan sesuatu yang tidak dia harapkan," urainya.

Sebelumnya, untuk memahami mengapa usai perceraian, perempuan lebih menderita, peneliti New Gallup membandingkan laporan stres harian dari responden yang mencakup kesejahteraan dan penggunaan obat untuk relaksasi. Ternyata, banyak perempuan yang mengambil resep medis untuk memperbaiki suasana hati dan menyeimbangkan emosi mereka, tanpa peduli status hubungan.

Kemudian, antara perempuan menikah dan bercerai, ternyata mereka yang bercerai memiliki level stres mencapaii 55 persen, ini lebih tinggi ketimbang pria.

Para peneliti menduga faktor finansial menjadi penyebab perempuan lebih mudah stres. Tampaknya, hal ini dikarenakan pendapatan pria di Amerika lebih tinggi dibandingkan perempuan. Namun penelitian ini juga mengatakan bahwa perempuan menikah yang bercerai jauh lebih bahagia, daripada perempuan lajang.

Tags
Perceraian
Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved