Wah, Apa Betul Gairah Istri Lebih Rendah Dibandingkan Suami?

Mungkin betul bahwa buat seorang istri pelukan dan belaian itu lebih berarti ketimbang jima. Namun masalah rendahnya gairah jima konon

Wah, Apa Betul Gairah Istri Lebih Rendah Dibandingkan Suami?

SERAMBI UMMAH.COM - BERTAHUN-tahun sudah beredar anggapan bahwa gairah seorang perempuan itu lebih kecil dibandingkan suaminya. Betulkan begitu?

Mungkin betul bahwa buat seorang istri pelukan dan belaian itu lebih berarti ketimbang jima. Namun masalah rendahnya gairah jima konon memang kasus terbanyak yang dialami seorang istri.

Tapi pada perkembangannya, ternyata suami juga mengalami masalah yang serupa. Bahkan kini komposisinya berbanding terbalik: justru lebih banyak suami yang punya masalah gairah jima rendah! Apa sebenarnya yang bisa disimpulkan? Mana yang benar?

Banyak faktor yang memengaruhi gairah jima. Kalau kita lelah atau lagi bete, mungkin boro-boro jima terlintas dalam otak kita. Dalam konteks itu, mungkin seorang istri lebih peka terhadap pengaruh lingkungan serta kondisi fisiknya. Jadi, mungkin saja gairah jimanya terkesan tidak menggebu-gebu seperti gairah jima suami.

Yang pasti, fakta menunjukkan bahwa rendahnya gairah jima bisa saja diderita oleh suami dan istri. Lebih-lebih saat ini ketika dunia informasi bisa diakses oleh siapa saja termasuk pihak istri.

Jadi, gairah itu bukan monopoli suami saja. Istri juga mungkin bisa yang mengalaminya, namun hanya beda penyampaian, dan untuk itu, suamilah yang mesti tanggap membacanya. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved