Begini Cara Tepat Jelaskan Arti Perceraian pada Anak

Pernikahan adalah hubungan dua arah, antara dua orang yang saling mencintai.

Begini Cara Tepat Jelaskan Arti Perceraian pada Anak
perempuan.com
ilustrasi 

SERAMBIUMMAH.COM - Pernikahan adalah hubungan dua arah, antara dua orang yang saling mencintai. Bagaimana jika suatu saat cinta itu memudar lalu akhirnya hilang? Perceraian kerap kali menjadi solusi akhir pada rumah tangga yang mulai retak.

Yah, tentu karena hubungan tersebut sudah tidak bisa lagi dipertahankan untuk waktu yang lebih lama. Baik suami maupun istri pastilah sudah merasa tidak nyaman terhadap satu sama lain untuk terus tinggal bersama.

Lalu, bagaimana jika hal ini terjadi ketika suami istri tersebut telah memiliki buah hati? Ditambah dengan sifat anak yang selalu ingin tahu, mungkin saja meski perceraian tidak terjadi dalam rumah tangga Anda sekalipun, Anda juga masih perlu membantu buah hati Anda dalam mengerti akan apa arti perceraian itu.

Berikut ini apa apa saja yang bisa Anda lakukan dan perhatikan dalam menjelaskan arti perceraian kepada anak:

Jangan menutup-nutupi kenyataan

Jika perceraian memang sudah di depan mata, segera minta seluruh anggota kecil Anda (suami dan anak-anak) untuk berkumpul dan berdiskusi bersama mengenai masalah ini. Jangan tunda anak mengetahui sendiri lewat pertengkaran yang terjadi atau lewat keluarga yang lain atau bahkan orang di luar keluarga.

Hal itu akan membuat anak Anda merasa tidak dihargai keberadaannya sebagai anak. Mungkin berat bagi Anda untuk menjelaskan sendiri masalah yang terjadi, namun hal itu masih lebih baik daripada mengeluarkan anak Anda secara paksa dari masalah. Bagaimanapun, perceraian merupakan masalah rumah tangga yang melibatkan anak juga.

Perceraian bukan putusnya hubungan orang tua dan anak

Meskipun sedang menjalani ataupun sudah mengalami perceraian, namun Anda tak akan bisa memutuskan hubungan antara orang tua dengan anak anak mereka. Jadi, jangan mencoba memutuskan tali hubungan tersebut.

Jangan menghalang-halangi anak Anda yang ingin bertemu dengan ayahnya, dan begitu pula sebaliknya, jangan mencegah mantan suami Anda untuk bertemu dengan anak anaknya. Paling tidak, beri mereka waktu untuk bersama sesekali. Karena, meski cinta antara suami dan istri bisa berakhir, cinta ayah atau ibu terhadap anaknya akan selalu ada.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved