Tips supaya Anak Berhenti Menangis

Anak menangis adalah suatu hal yang wajar. Anak menangis disebabkan oleh banyak hal.

Tips supaya Anak Berhenti Menangis
perempuan.com
ilustrasi 

SERAMBIUMMAH.COM - Anak menangis adalah suatu hal yang wajar. Anak menangis disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya karena keinginannya diabaikan oleh orangtuanya. Sebagian besar orangtua terkadang masih merasa kebingungan bila anaknya tak kunjung berhenti dari tangisannya.

Seorang anak berhenti menangis karena ada hal yang ia sukai atau hal yang lucu, tapi adakalanya anak sulit untuk berhenti meski ibu sudah berusaha apapun.

Terkadang seorang ibu tidak bisa menghentikan anak berhenti menangis. Lantas, apa yang perlu dilakukan oleh para ibu bila melihat anaknya tak berhenti menangis. Berikut ini terdapat sejumlah tips khusus bagi perempuan yang berperan sebagai ibu untuk mengatasi anaknya yang tak kunjung berhenti menangis. Berikut beberapa cara mengatasi anak berhenti menangis.

Tenangkan diri terlebih dahulu karena anak-anak sangat sensitif dengan suasana hati orang tuanya. Frustasi dan emosi pada diri ibu akan mudah dirasakan oleh anak. Efeknya, anak akan menangis semakin keras.

Ingat salah satu materi parenting yang mengatakan bahwa menangis adalah bentuk komunikasi anak sejak lahir pada orang tuanya terutama pada ibunya.

Dan bila ingin mengontrol emosi anak, Anda wajib mengontrol emosi diri Anda terlebih dahulu agar usaha penenangan anak berhasil dilakukan. Solusi berikutnya adalah dengan cara menahannya. Anak perlu diyakinkan secara fisik yaitu melalui pelukan penuh kasih sayang. Pelukan dari sang bunda adalah bentuk keamanan dan kenyamanan yang diberikan oleh sang bunda pada anaknya.

Kemudian, anak umumnya akan merasa lebih tenang bila sudah dalam pelukan sang bundanya. Jangan lupa menggosok-gosok punggungnya sebagai wujud perhatian dan cinta pada anak.

Biarkan anak merasakan bahwa ibu adalah penjaga sejatinya. Ia pun dapat menangis di dalam pelukan sang bunda tanpa ada perasaan negatif. Ia pun akan merasa nyaman dan lambat laun akan menjadi tenang.

Seusai tenang, ajak anak berkomunikasi dengan ibunya atau ayahnya. Tanyakan pada anak, apakah ia menginginkan sesuatu atau apakah ia ingin menyampaikan sesuatu. Atau pertanyaan sepele seperti apakah ia marah atau sedih.

Pertanyaan-pertanyaan simpel ini akan membuat anak merasa semakin nyaman dan diperhatikan.

Memberikan empati pada anak adalah solusi berikutnya yang wajib dilakukan. Sampaikan pada anak bahwa ibu tidak akan marah bila ia menyampaikan keinginannya. Katakan pada anak bahwa ibu juga pernah merasa marah atau sedih.

Katakan juga pada anak bahwa semua pernah merasa sedih atau marah. Juga perlu disampaikan pada anak adakalanya orang tua atau orang lain merasa bosan menangis seperti halnya bosan mendengar anak menangis.

Demikianlah beberapa cara mengatasi agar anak berhenti menangis, semoga bermanfaat.  (prc)
 

Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved