Ini yang Perlu Diperhatikan Ketika Ijab Kabul Harus Diulang!

elain kebahagiaan, sudah bukan rahasia lagi bahwa hari pernikahan menjadi momen yang kerap

Ini yang Perlu Diperhatikan Ketika Ijab Kabul Harus Diulang!
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
SYEIKH H Hasanoel Bashri HG atau lebih dikenal Abu Mudi melakukan ijab kabul dengan seorang linto baro dalam nikah massal di Dayah MUDI Mesra Samalanga, Bireuen, Rabu (13/8). 

SERAMBIUMMAH.COM  – Selain kebahagiaan, sudah bukan rahasia lagi bahwa hari pernikahan menjadi momen yang kerap diwarnai kegugupan dari pasangan pengantin. Meski sudah mati-matian berusaha, nyatanya tak sedikit pasangan yang tak berhasil menghilangkan kegugupan itu. Jika sudah begini, hal-hal tak diinginkan mulai dari yang lucu, konyol, hingga memalukan pun bisa terjadi.

Kesalahan pengucapan ijab kabul menjadi salah satu hal yang akhir-akhir ini makin marak terjadi akibat kegugupan di hari pernikahan. Dengan demikian, pengucapan ijab kabul pun terpaksa diulang. Terkait hal ini, sebuah mitos pernikahan menyebut bahwa ijab kabul yang diulang adalah pertanda buruk untuk rumah tangga yang akan dijalani kedua mempelai.

Umumnya, masyarakat mempercayai ijab kabul pernikahan yang tak lancar diucap hingga harus diulang berkali-kali biasanya merupakan pertanda mahligai rumah tangga yang dibangun akan berakhir dengan perceraian. Mengerikan ya? Namun, bener nggak sih demikian?

Penting untuk diingat, mitos dan beragam kepercayaan memang kerap membumbui kehidupan masyarakat kita. Oleh karenanya, bijak menyikapi segala mitos yang bersliweran dan tak langsung mempercayainya mutlak diperlukan. Daripada dibuat takut dan gelisah karena mitos pernikahan yang tak jelas dasarnya, sebaiknya coba cari tahu kebenaran dari mitos-mitos itu dari berbagai sudut pandang. Sudut pandang agama menjadi hal yang relevan terkait hal ini.

Sebagai syarat sah yang menjadi pengikat hubungan, memang sih ijab kabul mestinya diucapkan secara lancar dan tidak terbata-bata. Meski kaitan antara ijab kabul yang diulang dengan perceraian belum jelas, alangkah baiknya untuk mengucapkan kalimat pengikat hubungan ini dengan lancar. Bagaimanapun, kelancaran dalam mengucapkan kalimat ini akan mengindikasi bahwa pasanganmu memang sudah mempersiapkan dirinya dengan baik untuk membangun rumah tangga bersamamu ‘kan, Dear?

Nah, agar pengucapan kalimat pengikat hubungan ini benar-benar berjalan lancar dan tak perlu diulang, mintalah pasanganmu untuk rajin berlatih sebelum hari-H ya. Di hari-H, jangan lupa juga untuk memberikan si dia support yang akan meyakinkan dirinya bahwa semuanya akan berjalan baik-baik saja. Semangat dan aura positif darimu tentu sangat berguna untuk membantunya lebih rileks dan terhindar dari gugup berlebihan.

Lantas, pertanyaannya adalah bagaimana ketika ternyata ijab kabul tetap harus diulang? Cobalah untuk tetap tenang dan hindari memperlihatkan kegusaranmu bisa jadi jawabannya. Layaknya bandula, getaran kegugupan yang berasal dari hatimu akan menggetarkan hatinya dan membuatnya semakin gugup. So, berusahalah untuk tetap tenang dan tidak risau ya, Dear.

Terkait nasib pernikahanmu kelak, jangan terburu-buru negative thinking hanya karena peristiwa pengulangan ijab kabul, Dear. Pada dasarnya, langgeng-tidaknya sebuah pernikahan tak ada kaitannya dengan hal itu kok. Yakinlah, selama kamu dan pasangan bisa saling percaya, saling mengisi, saling mencintai, dan saling menghargai, kehidupan pernikahanmu dengannya akan baik-baik saja.  (prc)

Tags
ijab kabul
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved