“Aku Ingin Seperti Mereka, Bu ….”

Senyum malaikat menyapaku di antara deretan bangku mungil warna-warni. Ah, ini yang selalu kunikmati tiap hari dari pemilik wajah-wajah polos

“Aku Ingin Seperti Mereka, Bu ….”

SERAMBI UMMAH.COM - PAGI yang cerah, seperti biasa kulangkahkan kaki memasuki kelas taman kanak-kanak tempatku mengajar.

Hey, lihatlah itu. Senyum malaikat menyapaku di antara deretan bangku mungil warna-warni. Ah, ini yang selalu kunikmati tiap hari dari pemilik wajah-wajah polos nan suci ini.

“Hey, siapa yach yang bisa bantu ibu untuk bercerita di depan kelas.?” Aku mulai memancing mereka untuk memasuki pelajaran hari ini.

“Celita apa, Bu gulu…?”

“Cerita tentang ibu kalian dong, gimana? kayaknya seru nih ….”

“Aku, aku bisa, Bu ….”

Suara- suara itu terdengar riuh berbalut rona bahagia. Satu-satu mulai bercerita tentang ibu mereka dengan ciri khas anak-anak. Aku hanya bisa mengulum senyum melihat ekspresi mereka ketika bercerita. Ah, anak-anak ini selalu saja memberiku lipat bahagia.

Di antara senyum-senyum surgawi itu, tiba-tiba ekor mataku menangkap sesosok mungil tengah tertunduk di pojok bangku paling belakang, kuhampiri ia seraya mengelus kepalanya penuh kasih.

“Nuri, kenapa sayang …? kok mukanya ditekuk gitu, entar cantiknya hilang lho. Ayo, sekarang giliran kamu yang cerita.”

Wajah ayu itu hanya menggeleng pelan menunduk.

Halaman
12
Tags
anak sehat
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved