Inovasi Pembelajaran Melalui PTK

Kegiatan secara resmi dibuka Kepala MA Irtiqaiyyah Basuki Bahdi, S.Pd dan diikuti 50 guru MAN/ MA

Inovasi Pembelajaran Melalui PTK
net

SERAMBIUMMAH.COM, BANJARMASIN - MAN 2 Model, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab MAN 2 Model Banjarmasin berjumlah 12 orang menghadiri kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI dan Bahasa Arab Madrasah Aliyah Kota Banjarmasin yang di gelar di MA Irtiqaiyyah, Pemurus Dalam Banjarmasin, Selasa (02/12/14).

Kegiatan secara resmi dibuka Kepala MA Irtiqaiyyah Basuki Bahdi, S.Pd dan diikuti 50 guru MAN/ MA mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab sekota Banjarmasin. Dalam kegiatan tersebut, pengurus mendatangkan narasumber dari Fak. Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin, Drs. Muhammad Yuseran, M.Pd, dengan mengangkat materi “ Penelitian Tindakan Kelas, Alternatif Pengembangan Profesi dan Kreativitas Guru”.

Ketua MGMP PAI dan Bahasa Arab, Taufikurrahman, S.Pd.I,  dalam sambuatnnya mengatakan, tujuan pengurus MGMP mengangkat materi PTK ini adalah  mengembangkan keterampilan dan inovasi guru yang bertolak dari kebutuhan untuk menanggulangi berbagai permasalahan pembelajaran aktual yang dihadapi di kelasnya.

“Guru yang profesional akan memahami apa yang terjadi di kelas, berupaya melakukan perubahan untuk meningkatkan perbaikan pembelajaran, sehingga akan melahirkan model pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kelasnya. Proses ini kemudian lazim disebut Penelitian Tindakan Kelas atau PTK,” paparnya.

Sementara itu, Kepala MA Irtiqaiyyah, Basuki Bahdi, S.Pd, dalam pengarahannya memberikan apresiasi atas terselenggara kegiatan MGMP PAI dan Bahasa Arab sebagai wadah pengembangan profesionalisme guru MA yang berkualitas, mandiri dan berkelanjutan.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini untuk memajukan organisasi pendidikan. Hasilnya adalah dapat meningkatkan kompetensi guru MA melalui proses pembelajarannya, termasuk salah satunya melalui PTK,” ujarnya.

Menurut Basuki, kegiatan PTK akan membantu guru dan tenaga kependidikan lainnya mengatasi masalah pembelajaran dan pendidikan di dalam kelas. Beliau berharap, kegiatan orientasi PTK  ini bisa ditindaklanjuti dengan workshop dan penyusunan proposal PTK oleh guru-guru PAI dan Bahasa Arab.

Sementara itu, Drs. Muhammad Yuseran, M.Pd. dalam paparannya menjelaskan seluk beluk PTK, mulai dari konsep dasar PTK, prosedur pelaksanaan, penyusunan proposal, hingga penulisan laporan PTK. “PTK sangat penting untuk meningkatkan apresiasi dan profesionalisme guru dalam mengajar. PTK lazimnya dimaksud untuk mengembangkan keterampilan atau pendekatan baru pembelajaran dan untuk memecahkan masalah dengan penerapan langsung di ruang kelas,” jelas pemateri.

Terpisah, salah satu peserta dari guru MAN 2 Model, Dra. Hj. Faridah Abdullah, menyambut baik kegiatan MGMP kali ini, selain menjalin silaturahmi dan berbagi pengalaman dalam kegiatan belajar mengajar, juga memberikan informasi dan  pemahaman tentang pentingnya PTK.

“Bagi kami, kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik menuju perubahan pengetahuan, sikap dan perbuatan berdasarkan kompetensi yang berkaitan tugas profesi sebagai guru PAI atau Bahasa Arab,” cetusnya.(kmng)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved