Test Baca Alquran Warnai Festival Antikorupsi

Kepada bimasislam, Hidayat, petugas stand, mengungkapkan sistim test baca al-Qur'an

Test Baca Alquran Warnai Festival Antikorupsi
serambiummah.com/net
Festival Antikorupsi yang diselenggarakan di Grha Sabha Pramana, Universitas Gajah Mada (UGM) 

SERAMBIUMMAH.COM - Ada yang beda pada acara akbar Festival Antikorupsi yang diselenggarakan di Grha Sabha Pramana, Universitas Gajah Mada (UGM) selama 9-11 Desember 2014. Jika beberapa Kementerian, Lembaga Negara, LSM maupun Perguruan Tinggi ramai membagikan brosur dan berbagai pernik Antikorupsi, stand Kemenag justeru mengadakan test baca Al-Qur'an. Hal itu dilakukan lantaran banyaknya pengunjung yang ingin mendapatkan Al-Qur'an secara cuma-Cuma, alias gratis.

Kepada bimasislam, Hidayat, petugas stand, mengungkapkan sistim test baca al-Qur'an dilakukan agar pembagian kitab suci tepat sasaran."Kita test dulu, bagi yang sudah lancar dapat alquran dan yang belum dapat juz 'amma", ungkap pria yang akrab disapa Dayat.

Test ini, lanjut Dayat, dilakukan karena persediaan sangat terbatas sementara peminatnya membludak. Kemarin (Kamis 11/12) merupakan Hari terakhir festival antikorupsi dan betul-betul dimanfaatkan masyarakat Yogya, terbukti pengunjung yang hadir membludak, termasuk di stand Kementerian Agama.

Melalui event ini diharapkan masyarakat semakin sadar terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat korupsi. Korupsi merupakan tindakan yang merugikan dan kejahatan serius karena dapat membawa kehancuran sebuah generasi suatu bangsa.

Tegakkan Integritas, merupakan slogan yang banyak ditemukan di arena festival. Selain itu, berbagai kata inovatif juga dihadirkan agar masyarakat mudah memahami apa itu korupsi dan bagaimana melawannya. Beberapa slogan diantaranya Jaman Baru, Jaman Jujur, Jujur Butuh Niat Bukan Gaya, Situ Jujur- ita Jujur - Semua Jujur-Pasti Adil, Wong Jujur Ora Ajur (orang jujur tidak akan hancur), Becik Ketitik Olo Ketoro (Kebaikan Akan Dikenang, Kejahatan akan Kelihatan), dan masih banyak lagi.

Ditempat terpisah, Ditjen Bimas Islam, Kemenag RI juga ikut memeriahkan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 1436 H yang dipusatkan di alun-alun utara Keraton Yogyakarta.

Keikutsertaan pada event event yang dihadiri banyak masyarakat diharapkan memudahkan masyarakat dalam mengakses program-program Kementerian Agama. Disisi lain gelaran seperti ini tepat untuk sosialisasi kebijakan, peraturan-peraturan baru dan tentu saja sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat secara lebih dekat.(kmng)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved