Film Porno untuk Kepuasan Hubungan Seksual?

Lalu apakah Anda dapat menjamin bahwa perasaan Anda terhadap istri Anda tidak akan berubah?

Film Porno untuk Kepuasan Hubungan Seksual?

SERAMBI UMMAH.COM - SELALU ada berbagai cara untuk memberikan kepuasaan tersendiri ketika melakukan jima’. Kepuasan ini yang memberikan kenyamanan bagi pasangan suami istri. Terkadang suami istri merasa bosan jika harus melakukan gerakan-gerakan tradisional (biasa). Maka, tak sedikit pasangan yang menonton film porno hanya untuk mencari gerakan baru agar tingkat kepuasaannya meningkat.

Mungkin, memang benar bahwa film-film porno itu dapat membantu untuk menghilangkan hasrat seksual. Namun, sudah kita ketahui bahwasanya menonton film porno itu haram hukumnya. Mengapa? Ada sejumlah sisi negatif yang dapat kita peroleh akibat menonton film-film tersebut. Di antaranya, film-film tersebut terlalu membesar-besarkan dan berlebih-lebihan; apa yang terjadi di dalamnya, baik dari kualitas maupun kuantitas, tidak mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, film-film ini juga menampilkan hal-hal aneh yang dianggap menyimpang.

Sesungguhnya haramnya hukum menyaksikan film-film seperti ini disebabkan karena film-film tersebut didasarkan pada perspektif-perspektif yang tidak Islami tentang kehidupan, tujuan hidup, manusia, kedudukan manusia di alam semesta, hubungan antara manusia dengan tubuhnya sendiri, dan sebagainya.

Hal tersebut tetap diharamkan, meskipun dengan tujuan untuk lebih menggairahkan kehidupan berumahtangga. Hal itu dapat dikatakan sebagai petualangan yang tidak pasti tujuannya, yang dapat menyebabkan munculnya banyak sekali fitnah. Salah satunya ialah fitnah ketika seorang pria melihat tubuh aktris wanita “pilihan” yang ada dalam film seperti ini, di mana ia adalah seorang wanita yang tidak pernah hamil atau melahirkan, sehingga tubuhnya masih terlihat indah, tidak berlemak, dan tidak memiliki kekurangan seperti yang ada pada tubuh wanita biasa.

Begitu juga ketika seorang istri melihat artis laki-laki yang sensual dan berotot besar. Lalu apakah Anda dapat menjamin bahwa perasaan Anda terhadap istri Anda tidak akan berubah? Dan apakah perasaan istri Anda terhadap Anda tidak akan berubah?

Jika yang Anda inginkan adalah agar Anda dapat mempelajari seni-seni baru dalam berhubungan badan, maka sumbernya bukanlah film-film porno. Sebab ada sejumlah film lain yang lebih ilmiah dan lebih bermanfaat yang dapat Anda jadikan sebagai bahan untuk belajar ataupun mengajari istri Anda.

Jika Anda melihat film-film tersebut untuk kepuasan di antara Anda dan istri, maka dikhawatirkan akan menimbulkna penyimpangan. Sikap berlebih-lebihan dalam perkara ini akan membawa kita ke posisi yang jauh (dari nilai-nilai Islam) dan sulit dihindari. Ketahuilah, bahwa seks antara suami istri tidak hanya sebatas ciuman dan penetrasi saja, tetapi yang lebih penting dari itu adalah perasaan intim yang terjalin di antara dua insan yang sedang memadu kasih. Di mana keduanya akan merasakan kenikmatan bila saling berdekatan, saling berhubungan, saling bertukar kasih sayang dan saling merasakan ketenangan.

Yang kita butuhkan sebenarnya adalah memperbarui hal-hal yang bersifat maknawi (ruhiyah) dan berkaitan dengan aspek perasaan, dan bukan hanya memperbarui hal-hal yang bersifat materi. Anda tidak akan mendapatkan kasih sayang , kelembutan atau pun ketenangan pada film-film tersebut, karena yang akan Anda temukan hanyalah ranjau-ranjau, yang salah satunya akan meledak bila Anda masuk petualangan tersebut.

Sudah jelaskan, bahwasanya daripada kita menonton film-film yang membawa pada jurang penyesalan, lebih baik kita mencari cara yang lebih aman. Jika ingin mencari sesuatu yang baru, lebih baik menciptakan sendiri dengan mempelajari apa yang telah diterapkan dalam al-Quran dan Sunnah. Karena keduanya merupakan petunjuk pembawa kebenaran. Jadi, kita dapat melakukan hal-hal yang baru namun tetap berada dalam koridor atau jalan yang benar, yang tidak menyimpang dari ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya. Wallahu ‘alam.

Tags
film porno
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved