Bungkam Atas "Kecelakaan"

Setelah beberapa hari berlalu pembicaraan itu, baru sadarlah saya bahwa permasalahan yang ia katakan itu sangatlah besar

Bungkam Atas
net
ILUSTRASI

SERAMBI UMMAH.COM - Alasan Pacar SelingkuhSetelah sekian lama disibukkan dengan kuliah, akhirnya, suatu hari, sempat juga saya bertemu dan berbincang dengan salah seorang kerabat. Bagaimana keadaan si fulan? Bagaimana dengan si Anu? Saya bertanya kepadanya tentang keadaan beberapa kerabat.

Di antara kerabat yang saya tanyakan kabarnya yaitu salah seorang kerabat yang pernah mengalami “kecelakaan” (baca: hamil di luar nikah) beberapa tahun lalu. “Kecelakaan” ini membuat geger keluarga besar ketika itu, makanya saya yakin kejadian itu pasti masih membekas dalam ingatan para kerabat.

Saya tanya kepadanya tentang keadaan fulanah (yang mengalami “kecelakaan”) ini. Ia jawab begini dan begitu. Tapi entah kenapa, tahu-tahu pembicaraan jadi menyinggung adiknya. “Dia (adiknya) sama aja kayak kakaknya, sudah ngelakuin itu juga (zina), “ ujarnya. Tersentaklah saya.

Tertularkah ia oleh kakaknya? Sudah separah inikah keadaan keluarganya? Pertanyaan-pertanyaan itu berputar-putar di pikiran saya. Tak sedikitpun komentar yang muncul dari lisan ini. Saya hanya membisu di tengah keterkejutan saya atas ‘vonis’ yang ia ucapkan.

Setelah beberapa hari berlalu pembicaraan itu, baru sadarlah saya bahwa permasalahan yang ia katakan itu sangatlah besar, melebihi besarnya keterkejutan saya atas berita yang saya dengar itu sendiri. Entah apa yang menyebabkan saya menjadi bungkam atas kemungkaran ini. Apakah ini karena kelalaian saya atau syaithanlah yang menjadikan saya lalai?

“Dan orang-orang yang menuduh zina terhadap muhshonat (wanita-wanita yang baik-baik) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kalian terima kesaksian mereka selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. Kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “ (An-Nur: 4-5)

Dalam ayat di atas, Allah mengancam kepada siapapun yang menuduh zina terhadap seorang mukmin dan mukminah sedangkan ia tidak mendatangkan empat saksi atas itu, maka baginya tiga hukuman:

1. Dicambuk delapan puluh kali.

2. Tidak diterima kesaksiannya selama-lamanya

3. Mendapat gelar kefasikan.

Halaman
123
Tags
Ibu Hamil
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved