Penyakit Hati, Berbahayakah?

bunuh diri, terutama di kalangan pemuda, yang mengalami peningkatan dari hari ke hari, adalah suatu konsekuensi dari penyakit spiritual

Penyakit Hati, Berbahayakah?

SERAMBI UMMAH.COM - APABILA suatu bagian tubuh sakit, seluruh tubuh akan ikut menderita. Begitu juga bisa seseorang mengidap penyakit spiritual, ia akan merasakan penyesalan di dunia ini pula. Ia terus menderita, meski telah berpisah dari dunia ini. Syariat jauh-jauh hari telah mengingatkan hal ini. Hidup menjadi sulit lantaran penyakit spiritual, dan penderitanya bahkan memiliki kecenderungan untuk bunuh diri.

Kasus bunuh diri, terutama di kalangan pemuda, yang mengalami peningkatan dari hari ke hari, adalah suatu konsekuensi dari penyakit spiritual. Langkah terbaik untuk mencegahnya adalah menjaga hati senantiasa bersih dari noda.

Ketika sakit gigi, misalnya, kita tidak bisa menikmati makanan apapun. Semua kelezatan menjadi hambar dan hidup menjadi tak tertahankan. Sifat jahil, benci, sombong, iri, dan semua penyakit spiritual lainnya membawa efek yang serupa, seperti pendengki yang selalu penuh dengan rasa penyelasan.

Kemarahan akan menyiksa pelakunya sendiri, begitu dahsyatnya hingga ia bahkan sulit untuk tidur. Ia akan dibakar rasa murka lantaran melihat orang lain mendapat jabatan tertentu. Ia bahkan menunggu-nunggu tibanya waktu ketika anugerah itu dicabut dari orang tersebut. Tidak jarang pula, orang yang iri gagal menyadari keinginannya sendiri dan terkurung oleh api kedengkiannya.

Ilmu dan hasil riset telah menyimpulkan bahwa gangguan psikologis akan mempengaruhi tubuh fisik dan mengakibatkan munculnya penyakit. Penyakit hati pun memengaruhi organ fisik. Tubuh manusia akan terkena dampaknya dan organ-organ tidak lagi menjalankan fungsinya dengan baik. Wallahu a’lam bisshawab…(ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved