Ini Model Makan Ala Sinetron

ayam bakar yang hanya dicuwil dikit, ikan goreng besar juga hanya berkurang seperempat, belum lagi nasi dan jus yang masih banyak

Ini Model Makan Ala Sinetron

SERAMBI UMMAH.COM - MAKAN di sebuah warung sari laut, miris lihat meja sebelah. Entah satu rombongan itu terdiri dari kumpulan teman-teman atau keluarga besar entahlah.

Yang aku lihat setelah mereka meninggalkan mejanya adalah makanan yang masih tersisa dalam porsi yang masih cukup banyak.

Ada rampela dan hati goreng yang masih 3/4 piring, ayam bakar yang hanya dicuwil dikit, ikan goreng besar juga hanya berkurang seperempat, belum lagi nasi dan jus yang masih banyak.

Kalau ndak ditahan sama teman, saya sudah mau minta ke pelayan bungkus makanan yang masih tersisa itu, dengan menambahkan nasi putih untuk saya berikan pada pengemis di beberapa ruas jalan di kota ini. Para pengemis yang malam ini kedinginan di emper-emper toko, sebab hujan yang mengguyur kotaku membuat suhu malam ini cukup dingin.

Kata teman itu model makan sinetron, pesan makanan porsi besar, cuman dicicipi dikit lalu ditinggalkan.

Jika memang tak bisa menghabiskan makanan yanh dipesan, bagaimana jika saat memasan makanan porsi besar, langsung di bagi dua saja. 1/2 porsi dibungkus untuk pengemis, 1/2 porsi untuk dimakan biar ga ada makanan yang tersisa ; terbuang percuma.

Saya sendiri lebih nyaman makan bareng teman-teman yang tak ‘jaim’ untuk menadaskan makanannya.

Dan, sejak kecil ibu selalu mengajari saya dan adik-adik untuk menghabiskan makanan kami. “Jangan membuang-buang makanan sebab banyak orang di luaran sana yang kelaparan tapi tak punya makanan untuk mereka makan,” pesan ibu. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved