Tenanglah, Ada Kekuatan yang Melebihi Kemampuan

Mental dan kesiapan diri dalam menghadapi musuh-musuh umat Islam belum terbentuk secara matang. Inilah yang harus dibangkitkan

Tenanglah, Ada Kekuatan yang Melebihi Kemampuan

SERAMBI UMMAH.COM - KINI kita sedang dihadapi oleh permasalahan-permasalahan kehidupan. Di mana orang-orang yang memang tidak senang terhadap umat Islam terus menerus menghadang. Baik itu secara kasar maupun secara halus. Di mana akidah kita kini tengah digoncangkan oleh mereka secara tidak kita sadari.

Permasalahannya ialah tak sedikit umat muslim yang merasa takut menghadapi kezaliman. Mental dan kesiapan diri dalam menghadapi musuh-musuh umat Islam belum terbentuk secara matang. Inilah yang harus dibangkitkan, karena di sinilah ujian kehidupan sebenarnya. Di mana kekuatan dan kekokohan keimanan serta ketakwaan kita dilihat oleh Allah SWT, hingga seberapa kuat dan kokohkah keimanan itu.

Sebagai umat Islam, kita seharusnya merasa tenang dalam menghadapi tantangan kehidupan. Karena kita pasti yakin adanya Allah di dekat kita. Itulah kekuatan yang melebihi kemampuan diri kita.

Kita sering melihat atau mengalami suatu kejadian yang luar biasa yang disebabkan adanya campur tangan kekuatan Allah SWT. Misalnya, kemenangan-kemenangan yang dicapai Rasulullah SAW adalah karena kekuatannya sendiri, bercampur dengan kekuatan para sahabat, ditambah dengan kelebihan-kelebihan yang diberikan Allah SWT.

Kemenangan dalam berhijrah yakni ketika nabi dan Sayyidina Abu Bakar, dikejar-kejar orang kafir yang ribuan banyaknya, tapi dapat selamat. Itu karena perlindungan dan kehendak Allah SWT.

Dalam perang Badar, kaum muslimin didampingi malaikat-malaikat yang membantu melawan kafir yang lebih banyak jumlahnya

Ketika terjadi perang Khandak, kaum Quraisy bersekongkol dengan Yahudi Madinah berusaha melenyapkan Islam juga gagal.

Ketika terjadi penguasaan dan pembukaan kota Mekkah, kedatangan kaum muslimin sampai ke pintu-pintu kota Mekkah sama sekali tidak diketahui kaum Quraisy.

Kekuatan dan kemampuan yang diberikan Allah serta kehendak-Nya terus berlanjut sampai kiamat. Ini dimaksudkan agar yang lemah dapat ditolong dari kesewenang-wenangan yang kuat. Melenyapkan kezaliman yang tidak bisa dilakukan si lemah dan agar Allah memenangkan hak terhadap kebatilan. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved