Mengisi Waktu Santai dengan Berdzikir

Namun tahu kah anda, waktu bersantai ini akan lebih bermanfaat apabila kita mengisinya dengan berdzikir. InsyaAllah, selain mendapat pahala

Mengisi Waktu Santai dengan Berdzikir

SERAMBI UMMAH.COM - SETELAH melewati hari yang sibuk dengan berbagai pekerjaan dan rutinitas, seringkali kita menghabiskan waktu di sore hari untuk bersantai sambil sekadar minum kopi atau teh. Namun tahu kah anda, waktu bersantai ini akan lebih bermanfaat apabila kita mengisinya dengan berdzikir. InsyaAllah, selain mendapat pahala kita juga bisa sejenak melepaskan beban pekerjaan dengan mengingat Allah SWT.

Jika kita lihat banyak dari kita yang stres akibat beban pekerjaan, salah satu sebabnya adalah karena mereka melalaikan akan dzikir ini.

Dzikir mudha’af (yang bacaannya diulang-ulang) adalah lautan kebajikan yang sangat luas, yang dilalaikan banyak kaum muslimin pada zaman sekarang, kendati pun mudah mengucapkannya. Di antaranya: tasbih, tahmid, tahlil, takbir, hauqalah (ucapan laa haula walaa quwwata illaa billaah) dan hasbalah (ucapan hasbiyallaah).

Dari Juwairiyah Ummul Mukminin bahwa Rasulullah SAW keluar dari sisinya pada waktu pagi ketika melaksanakan shalat Shubuh, sedangkan Juwairiyah di tempat sujudnya. Kemudian beliau kembali setelah Dhuha, sedangkan Juwairiyah dalam keadaan duduk, maka beliau bersabda,

“(Apakah) engkau tetap dalam keadaan sebagaiman ketika aku meninggalkanmu?” Ia menjawab, “Ya.” Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh aku telah mengatakan setelah meninggalkanmu empat kalimat sebanyak tiga kali, yang seandainya ditimbang dengan apa yang engkau ucapkan sejak hari ini, niscaya lebih berat daripadanya, yaitu: ‘Mahasuci Allah dan segala puju bagi-Nya, sebanyak ciptaan-Nya, Keridhaan diri-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan sebanyak tinta yang menulis kalimat-kalimat-Nya.’”(HR Muslim)

Yakni, sekiranya dia mengucapkan kata-kata ini sebanyak tiga kali, niscaya pahalanya lebih banyak daripada pahala apa yang diupayakan oleh dirinya selama berjam-jam untuk berdzikir kepada Allah. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved