Buramnya Hati Akibat Diri Sendiri

Keburaman menghalangi jiwa memahami kebenaran serta arah yang merintanginya mencapai kesucian.

Buramnya Hati Akibat Diri Sendiri

SERAMBI UMMAH.COM - HATI manusia jernih lagi bersih. Bila seorang berdosa maka menetes titik hitam di hati itu. Tapi bila ia menyesal, terhapus noda hitam itu.

Bila pelanggarannya berlanjut maka bertambah noda hitam sehingga pada akhirnya menutupi seluruh lembaran hati dan menjadikannya buram bagaikan cermin yang karatan.

Keburaman menghalangi jiwa memahami kebenaran serta arah yang merintanginya mencapai kesucian.

Saudaraku,

Perjalanan jauh pun dimulai dari satu langkah kecil. Bukit yang tinggi berasal dari sebiji pasir. Demikian juga dengan kebejatan, ia bermula dari sesuatu yang kecil dan diangap sepele.

Ia tidak dirasakan kecuali setelah parah. Bahkan bisa jadi terasa nyaman dan lezat seperti menggaruk. Tapi bila dilanjutkan ia menjadi luka yang terinfeksi.

Mari kita hindari faktor yang mengakibatkan buramnya hati kita. Hindari menyembah syaitan. Hindari syahwat yang berlebihan, serta kelengahan diri dari mengingat Allah SWT.

Semoga Allah memberi kita kekuatan dalam menghadapi kehidupan yang penuh dengan tantangan ini. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved