Melihat Kehidupan Muslim Di Kuba

Tidak adanya banyak masjid di ibukota Havana maupun kota-kota lainnya, serta madrasah Islam menjadi permasalahan sendiri yang harus dipecahkan

Melihat Kehidupan Muslim Di Kuba

SERAMBI UMMAH.COM – Menjadi umat Islam di tengah masyoritas masyarakat Kristiani bukanlah hal yang mudah bagi sekitar 5 ribu Muslim yang hidup di negara yang dipimpin oleh Presiden Kuba, Fidel Castro.

Tidak adanya banyak masjid di ibukota Havana maupun kota-kota lainnya, serta madrasah Islam menjadi permasalahan sendiri yang harus dipecahkan oleh Muslim Kuba ditengah keinginan mereka untuk lebih mendalami Islam.

Tercatat di ibukota Havana hanya ada 1 Islamic Center bagi sekitar 3.500 Muslimin di Kuba yang hanya akan di buka pada hari Jum’at saja dalam 1 pekan. Selebihnya umat Muslimin tidak akan mendapatkan adanya tempat lain untuk mendalami ilmu-ilmu agama.

Ternyata kondisi yang sangat sulit ini tidak menjadikan Muslim di Kuba patah semangat untuk tetap mempelajari lebih dalam mengenai Islam. Yaa, dengan cara halaqoh tarbawiyah ke rumah-rumah warga menjadi solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan umat Muslim dalam mempelajari Islam.

Biasanya mereka yang mengerti Islam dan baca Al Qur’an akan berkumpul di rumah untuk belajar setiap harinya, sekaligus menunaikan ibadah shalat 5 waktu secara berjamaah. (emc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved