Pasca Bom Bangkok, Warga Muslim Uighur Diawasi Ketat di Thailand

terkait pemboman 17 Agustus lalu di Bangkok telah memberikan perintah khusus untuk mengawasi dengan ketat 3.000 warga Uighur

Pasca Bom Bangkok, Warga Muslim Uighur Diawasi Ketat di Thailand

SERAMBI UMMAH.COM - POLISI Thailand yang memimpin penyelidikan terkait pemboman 17 Agustus lalu di Bangkok telah memberikan perintah khusus untuk mengawasi dengan ketat 3.000 warga Uighur yang ada di negara itu, media setempat melaporkan Kamis kemarin (3/9/2015).

Wakil kepala polisi Thailand Jenderal Chaktip Chaijinda menyatakan hal itu pada saat media lokal dan internasional terus berspekulasi tentang hubungan antara pemboman di kuil dan penganiayaan terhadap 109 etnis Uighur yang dikirim Thailand ke Cina pada bulan Juli lalu.

Bangkok Post – mengutip sumber polisi yang tidak disebutkan namanya – mengatakan bahwa Chaijinda, memerintahkan petugas tidak membedakan antara warga Uighur berpaspor Cina atau berpaspor Turki serta tetap mengawasi dengan ketat daerah pemukiman warga Uighur.

Chaijinda juga menuntut adanya laporan terkait warga Uighur yang tinggal di Thailand sesegera mungkin dari timnya, Bangkok Post melaporkan.

Salah satu dari tiga tersangka yang diinterogasi oleh polisi Thailand memiliki paspor Cina, dengan wilayah Cina Xinjiang yang banyak etnis Uighurnya.

Tersangka lainnya memegang paspor Turki palsu, sementara polisi Thailand telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk pria lain yang mereka katakan memegang paspor Turki aslI. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved