SerambiUmmah/

3 Cara Ini Bisa Membuat Kamu Komitmen dalam Melakukan Kebaikan

Belum lagi kala hati amat berat untuk melepas gadget yang kerap menggoda mata untuk terus memandanginya.

3 Cara Ini Bisa Membuat Kamu Komitmen dalam Melakukan Kebaikan

SERAMBI UMMAH.COM - TIDAK jarang setiap orang ingin menekuni suatu amalan, seperti konsisten membaca dan menghafal Al-Qur’an. Tetapi kesibukan kadangkala memendam semua keinginan tersebut.

Demikian pula yang lain, ada yang dalam seharinya ingin membaca sebuah buku. Tetapi, lagi-lagi karena padatnya kegiatan, semua seperti sangat sulit untuk diwujudkan.

Belum lagi kala hati amat berat untuk melepas gadget yang kerap menggoda mata untuk terus memandanginya. Semua keinginan baik itu kian nyaman untuk ditinggalkan begitu saja, sehingga penyesalan pun hanya sepintas lalu dan kemudian keinginan itu hanya pernah hadir dalam hati untuk selanjutnya keok oleh 1000 alasan yang justru dibuat sendiri.

Terhadap situasi tersebut tentu nurani ke-Islam-an setiap jiwa menolak untuk memilih angkat tangan. Lantas bagaimana mengatasinya?

Pertama, kuatkan niat. Bicara niat ini, sangat relevan jika dianalogikan dengan kondisi kaum Muslimin yang sedang berpuasa.

Tanpa niat, orang yang sudah sarapan dan tidak makan siang bisa kebingungan karena ditendang rasa lapar. Tetapi, dengan niat, tidak makan pagi, siang hingga sore, seorang Muslim akan tenang-tenang saja. Jelas karena didahului niat yang kuat.

Kondisi seperti itu juga berlaku dalam amalan lainnya. Seperti membaca dan menghafal Al-Qur’an, membaca buku atau pun menulis serta beragam aktivitas bermanfaat lainnya. Oleh karena itu, sebelum ingin melakukan apapun, pastikan niat dalam hati sudah cukup kuat, sehingga kesadaran diri untuk melakukan niat tersebut terus mendorong hati untuk benar-benar menepatinya.

Tidak heran jika Nabi Muhammad berpesan agar apapun yang diamalkan sangat ideal jika didahului dengan niat.

“Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafsh ‘Umar bin Al Khaththab, dia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ingin ia dapatkan atau mendapatkan wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang ia inginkan itu.”

Akan tetapi, perlu terus digarisbawahi bahwa menguatkan niat itu tidak mudah. Sufyan Al-Tsauri berkata, “Tidak ada sesuatu yang paling berat untuk saya obati, kecuali masalah niatku, sebab ia senantiasa berbolak-balik dalam diriku.“

Halaman
12
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help