SerambiUmmah/
Home »

Dalil

Penyebab Lemahnya Iman

di antaranya ada yang terpadu dengan beberapa ciri, seperti perbuatan durhaka dan tenggelam dalam kehidupan duniawi

Penyebab Lemahnya Iman

SERAMBI UMMAH.COM - LEMAH iman mempunyai beberapa sebab yang cukup banyak jumlah dan jenisnya, di antaranya ada yang terpadu dengan beberapa ciri, seperti perbuatan durhaka dan tenggelam dalam kehidupan duniawi. Berikut ini beberapa sebab lemahnya iman manusia:

1. Menjauhi lingkungan yang telah tercipta iklim keimanan hingga jangka waktu yang lama. Tentu saja hal ini bisa menyebabkan lemah iman di dalam diri. Allah telah berfirman,

“Belumlah datang bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudia berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Hadid : 16)

2. Menjauhi keteladanan dan pelajaran yang baik. Seorang yang berguru kepada orang shalih, maka bisa memadukan ilmu yang bermanfaat, amal yang shalih dan iman yang kuat. Dia bisa berkolusi dan menyerap ilmu, akhlak dan keutamaan-keutamaan guruna. Andaikata dia menjauhinya hingga sekian lama, dia pun akan merasakan kekerasan di dalam hatinya.

3. Tidak mau mencar i ilmu syariat dan tidak mau menggali buku-buku ilmu pengetahuan agama yang memuat keimanan, yang bisa menghidupkan hati.

4. Keberadaan seorang muslim ditengah lingkungan yang telah diwarnai oleh kemaksiatan. Lingkungan tersebut hanya membahas soal dunia. lingkungan ini akan membuat hati menjadi keras.

5. Tenggelam dalam keesibukan duniawi, sehingga hati manusia menjadi hamba keduniaan tersebut. Dalam hal ini Rasulullah pernah berkata,

“Cukuplah bagi salah seorang di antara jamu selahi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan.” (HR. Ath-Thbrani)

6. Sibuk mengurusi harta benda, istri dan anak-anak. Allah telah berfirman, “Dan, ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan.” (QS. AL-Anfal)

7. Berangan-angan yang muluk-muluk. Tentang ini Allah telah berfirman, “Biarkanlah mereka di dunia ini makan, bersenang dan dilalalaikan oleh angan-angan kosong, maka kelak mereka akan mengetahui akibat (perbuatannya).” (Al-Hijr:3)

8. Berlebih-lebihan dalam hal makan, berpakaian dan terjaga di waktu malam, berbicara dan bergaul. (ipc)

Editor: Halmien
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help