SerambiUmmah/

Shalat Id Pertama Disambut Tetesan Air Mata Muslim Tolikara

Satu persatu kaum Muslimin mulai berduyun-duyun mendatangi Masjid Koramil Khairul Ummah.

Shalat Id Pertama Disambut Tetesan Air Mata Muslim Tolikara

SERAMBI UMMAH.COM - hujan gerimis membasahi bumi Tolikara, Papua. Masjid Khairul Ummah yang baru sehari diresmikan Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa nampak tidak menampung jamaah shalat Idul Adha.

Satu persatu kaum Muslimin mulai berduyun-duyun mendatangi Masjid Koramil Khairul Ummah. Pembawa acara mengumumkan jamaah segera memenuhi masjid dan lapangan, karena pelaksanaan acara shalat Idul Adha segera dimulai.

Sejumlah pejabat daerah yang beragama Kristen berada di sekitar masjid. Sementara aparat keamanan dari TNI dan Polisi sedang sibuk berjaga-jaga di luar masjid.

Dari kejauhan, Nampak Mensos, Khafifah Indar Parawangsa ikut serta dalam shaf shalat Idul Adha .

Inilah pemandangan pertama shalat Id di Masjid Koramil Khoirul Ummah, pengganti Masjid Baitul Muttaqin yang terbakar dalam insiden Idul Fitri hari Jumat (17/07/2015) lalu.

Insiden berupa penyerangan oleh jemaat Gereka Injili di Indonesia (GIDI) kepada kaum Muslimin saat shalat Idul Fitri ini rupanya menjadi perhatian seluruh Indonesia.

Qadarullah, tepat pukul 7 WIT, matahari mulai menyinari Bumi Tolikara

Pagi itu, tampil sebagai imam Idul Adha Syeikh Muhammad Ali Jaber, seorang imam kelahiran Kota Madinah Munawarah Saudi Arabia.

Syeikh Ali Jaber mengenakan gamis putih membacakan surat Al ‘Ala dan Al Ghasiyah saat memimpin shalatnya. Sementara bertindak sebagai khatib adalah dai asli Papua, M Zaaf Fadhlan Garamatan.

Dalam khutbahnya, Ustadz Fadzlan Garamatan mengajak kepada kaum Muslimin membangun peradaban baru di Tolikara. Khatib menukil cerita Nabi Ibrahim Shallallahu ‘Alaihi Wassallam dalam membangun peradaban dengan menemukan Allah Subhanahu Wata’ala.

Halaman
12
Tags
tolikara
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help