Mengajari Anak dengan Kisah Islami

berpengaruh besar terhadap anak adalah dengan menceritakan dan memperdengarkan kepada mereka kisah-kisah Islami.

Mengajari Anak dengan Kisah Islami

SERAMBI UMMAH.COM - BETAPA indah manakala sang ayah mengumpulkan anak-anaknya untuk membacakan kepada mereka ayat-ayat al-Quran dengan sedikit keterangan, lalu memberikan hadiah-hadiah bagi yang bisa menghafalkannya.

Seorang anak yang masih kecil bisa juga menghafal surat al-Kahfi karena ayahnya selalu mengulang-ulang bacaan ayat tersebut setiap hari jumat. Demikian juga dengan mengajari anak dasar-dasar akidah Islam seperti yang termuat dalam hadits:

“Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu.” (HR. at-Tirmidzi)

Dan mengajari mereka adab (akhlak) serta doa-doa. Seperti doa makan, tidur, bersin, juga membiasakan salam dan minta izin.

Termasuk yang amat menarik dan berpengaruh besar terhadap anak adalah dengan menceritakan dan memperdengarkan kepada mereka kisah-kisah Islami.

Di antara kisah-kisah itu adalah kisah Nabi Nuh dan banjir topan, kisah Nabi Ibrahim yang menhancurkan berhala-berhala dan lain sebagainya. Juga kisah-kisah orang-orang shalih terdahulu. Seperti cerita para sahabat dan para tabiin.

Dengan kisah-kisah tersebut akan membangun karakter anak dan menanamkan akidah dalam diri anak tanpa ia sadari. Ketika ia mengetahui kisah-kisah para Nabi dengan baik, setidaknya ia akan tertanam dalam dirinya bahwa setiap dari kita membutuhkan perjuangan untuk mendapatkan sesuatu. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help