Sudah Seharusnya Kita Mencintai Rasulullah

Konsekuensinya, apa yang disampaikan beliau harus kita laksanakan dan apa yang beliau larang haruslah kita tinggalkan.

Sudah Seharusnya Kita Mencintai Rasulullah

SERAMBI UMMAH.COM - MENGINGAT begitu besar perhatian beliau kepada kita, maka sudah sepantasnya kita mencintai Rasulullah Saw. Karena dengan mencintai beliau itu merupakan bukti adanya iman di dada kita. salahsatu bukti mencintai beliau ialah mentaati perintah dan meninggalkan larangannya, sebagaimana tertuang dalam al-Quran.

“Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah maha pengampu lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran: 31)

Konsekuensinya, apa yang disampaikan beliau harus kita laksanakan dan apa yang beliau larang haruslah kita tinggalkan. Di samping itu kita harus mendoakan untuk kesejahteraan dan keselamatan beliau dengan bershalawat kepadanya sebagai ucapan terimakasih.

Allah telah berfirman,

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuk beliau dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Ini menunjukan betapa pentingnya kita bershalawat kepada Nabi. Di samping itu shalawat merupakan ungkapan rasa syukur kita kepada beliau yang telah membimbing dan menyelamatkan kita dari api neraka.

Allah telah berfiman,

“…dan kamu di atas tebing neraka, kemudian kamu Aku selamatkan darinya…” (QS. Ali Imran: 103)

Berdasarkan ayat tersebut, kita berada di tepi jurang kesesatan, kemudian diselamatkan dan dibebaskan dari jurang itu. Itulah jurang kemusyrikan, menuju kepada ajaran tauhid. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help