Kitalah yang Mempersulit Diri Sendiri

melakukannya adalah hal yang cukup sulit. Tapi masalah akan sederhana ketika kita berhenti mempersulit diri.

Kitalah yang Mempersulit Diri Sendiri

SERAMBI UMMAH.COM - MASALAH akan selalu hadir selama kita hidup di dunia ini. Berbagai respon akan seseorang berikan terhadap suatu masalah. Entah itu respon positif maupun negatif. Setiap orang mempunyai hak untuk memberikan responnya terhadap suatu masalah.

Terkadang kita merasa bahwa masalah yang kita hadapi adalah masalah yang sangat berat. Rasanya tak ada yang memilki masalah paling besar selain kita. Sadarilah sahabat, kitalah yang sering mempersulit diri sendiri. Kita lah yang mendramatisasi masalah yang hadir dalam diri kita.

Kita terlalu sering mempersulit diri sendiri. Jika masalah itu berada di level 2 maka kita mempersulitnya menjadi level 11. Padahal, andai kita berpikir lebih luas, melihat masalah dari sudut pandang yang bermacam-macam kemudian memperkecil masalah yang terjadi.

Masalah itu akan tetap membesar ketika kita terus mempersulit diri kita. Tugas kita hanyalah memperkecil masalah yang kita hadapi lalu menyelesaikannya. Ubahlah cara berpikir kita bahwa kita bisa menghadapi setiap masalah yang hadir dalam hidup kita dengan baik.

Nampaknya kita perlu bertafakur kembali. Berpikir kembali bagaimana Allah menghadirkan masalah ini sepaket dengan solusinya. Sederhanakanlah masalahmu, lalu selesaikan dengan baik.

Memang, berbicara adalah hal yang mudah dan melakukannya adalah hal yang cukup sulit. Tapi masalah akan sederhana ketika kita berhenti mempersulit diri. Masalah akan selalu hadir dalam hidup kita, hanya saja cara kita yang akan membedakan apakah masalah itu menjadi suplemen bagi kita atau malah membuat diri kita tak berdaya.

Semua itu ditentukan oleh cara kita menghadapi sebuah masalah. Dengan tidak mempersulit diri dalam menghadapi sebuah masalah. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help