SerambiUmmah/

Tidak Menemukan Kebenaran, Pria Ini Putuskan Menjadi Muslim

menyeberang jalan dan pergi ke masjid untuk mencari tahu tentang Islam. Tapi saya tidak enak, karena saya memakai baju santai

Tidak Menemukan Kebenaran, Pria Ini Putuskan Menjadi Muslim

KELUARGA saya bereaksi sangat positif, percaya atau tidak! Ibu saya bertanya sangat sedikit tentang keputusan saya ini. Awalnya, dia tidak menerima hal ini, tapi ketika saya menjelaskan kepadanya, saya benar-benar memberinya banyak penjelasan, akhirnya dia benar-benar setuju akan keputusan saya ini. Dia telah melihat bagaimana Islam mengubah hidup saya menjadi lebih baik. Jadi, dia sangat senang akan hal itu. Ayah saya tidak mengatakan apapun tentang keputusan saya ini. Dia tidak peduli akan hal itu.

Beberapa keluarga saya, seperti sepupu, sekarang tidak pernah berbicara banyak dengan saya. Saya memiliki kekuatan agar tidak mengkhawatirkan hal itu. Saya hanya peduli pada penilaian Allah dan bukan pada penilaian dari manusia. Tapi secara umum, hubungan saya dengan keluarga dan teman-teman masih berjalan dengan baik.

Salah satu teman saya adalah seorang Kristen. Mengingat ia adalah seorang Kristen, saya benar-benar cukup gugup untuk bercerita tentang perjalanan saya menuju Islam. Tapi ketika saya mengucapkan alhamdullilah, dia sangat senang karena ia memahami bahwa Muslim sejati dan Kristen sejati sebenarnya memiliki banyak kesamaan. Jadi secara umum ini adalah pengalaman yang sangat positif.

Islam Merubah Hidup Saya

Islam membuat saya menjadi lebih disiplin melalui sholat lima waktu, melakukan wudhu, menahan hawa nafsu selama bulan Ramadhan, tidak makan daging babi dan minum alkohol. Islam telah mengubah segalanya menjadi lebih baik. Ini mengubah dinamika seluruh hidup saya. Hasil akhirnya, sekarang saya merasa jauh lebih tenang, lebih sedikit merasa gelisah, lebih sedikit marah, semuanya menjadi seimbang dalam pemikiran saya, jauh lebih masuk akal dan lebih banyak kesempatan untuk menjadi seseorang yang lebih baik.

Saya memiliki temperamen yang sangat buruk tapi sekarang saya sangat santai. Sekarang, jika saya salah semua orang benar-benar bisa menasehati dan memarahi saya tanpa harus takut saya akan marah kembali, saya tidak akan bereaksi karena Islam mengajarkan kepada kita tentang kesabaran dan saling menghargai. Saya sangat senang bisa menjadi muslim, karena islam banyak memberi kualitas hidup yang saya tidak miliki sebelumnya.

Persamaan antara Nilai-nilai Islam dan Australia

Tidak ada konflik antara menjadi Muslim dan tinggal di negara ini, karena nilai-nilai Australia dan Islam berjalan beriringan. Nilai-nilai tersebut meliputi kekerabatan yang baik, menghormati orang tua, menjadi warga negara yang taat hukum. Semua nilai-nilai Australia seperti kebetulan mirip dengan nilai-nilai Islam juga. Jadi, kami hidup dengan damai disini, tidak ada konflik sama sekali.

Ketika Anda bertemu orang-orang Australia yang memiliki sikap negatif terhadap Islam dan Anda duduk dengan mereka, tolong jelaskan kepada mereka bahwa Islam adalah sistem yang bagus untuk diikuti dan sebenarnya tidak ada konflik antara Islam dan cara hidup orang Australia. Dan untuk aspek buruk dari kehidupan di Australia seperti minum, berjudi dan memiliki moral yang longgar bukan, hal itu tidak sesuai dengan ajaran Islam. Kita (umat muslim Australia) mengatakan kepada Australia bahwa yang terbaik dari budaya Australia adalah apa yang kita ikuti dalam Islam. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help