SerambiUmmah/

Dr Akhmad Sagir, Dekan Fakultas Dakwah IAIN Antasari yang Sukses Berkat TK Alquran

Meski menakhodai masjid kebanggaan warga Banua itu, dia tetap mempertahankan diri sebagai ustadz di TK Alquran.

Dr Akhmad Sagir, Dekan Fakultas Dakwah IAIN Antasari yang Sukses Berkat TK Alquran
Serambiummah/umi sriwahyuni
Dr Akhmad Sagir 

SERAMBIUMMAH.COM - Pada 29 April 2016, Ahmad Sagir dikukuhkan sebagai Ketua Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kalsel. Meski menakhodai masjid kebanggaan warga Banua itu, dia tetap mempertahankan diri sebagai ustadz di TK Alquran.

Justru itulah yang menjadi pengantar suksesnya hingga sekarang, sekaligus dibanggakannya.

“Mengajar di TK Alquran sejak tahun 1991, begitu lulus dari mondok,” kata H Ahmad Sagir, doktor (S3) bidang Tafsir Alquran dan Hadis alumnus Universitas Kebangsaan Malaysia ini.

Bukti kecintaannya di dunia mengajar dasar baca Alquran bagi anak-anak, adalah di tengah padatnya jadwal kerja sebagai dekan Fakultas Dakwah IAIN Antasari Banjarmasin dan ketua BPMR Sabilal Muhtadin, tetap masih ada waktu untuk mengajar di TK Alquran.

“Kalau dulu sempat mengajar di TK Alquran, tetapi sekarang cukup di satu tempat yaitu di kompleks kami tinggal,” ujarnya.

Lantaran akrab dan lamanya menjadi ustadz di TK Alquran itulah, nama dan sosok alumnus Pesantren Al Falah Banjarbaru ini menjadi begitu populer di kompleks tempatnya tinggal di kawasan Pemurus, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Saking populernya, Sagir berseloroh bahwa untuk mencari alamat rumahnya orang tidak akan sulit.
“Kompleksnya terkenal dengan sebutan Kompleks Joko. Tanya saja sama anak-anak di sana, inshaa Allah mereka cepat menunjukkan rumah kami,” ceritanya.

Pengalamannya mengajar di TK Alquran ini pula kemudian melahirkan satu cerita yang diakuinya membanggakan. Itu ketika suatu hari sebagai dekan Fakultas Dakwah IAIN Antasari dia kedatangan seorang dosen baru. Sesuai prosedur setiap dosen baru yang akan mengajar harus melapor di fakultas terkait.

Begitu bertemu sang dekan, dosen baru yang perempuan itu tercengang dan lama menatap Sagir. Rupanya dia antara mengenali dan lupa tentang sosok lelaki di hadapannya.

“Ternyata dia mantan santri saya di TK Alquran, sekarang jadi sejawat kerja. Alhamdulillah sudah ada banyak santri saya yang sarjana,” kata anak kedua dari enam bersaudara pasangan H Jamhari (alm) dan Hj Norcahaya (alm).

Kini sehari-harinya, waktunya terbagi antara kampus, masjid, rumah dan TK Alquran yang bersejarah menghantar suksesnya hingga sekarang. Sebagai dekan dia akan memasuki masa jabatan kedua mulai September mendatang hingga tahun 2020. Untuk posisi ketua BPMR Sabilal, dia melanjutkan masa kerja pengurus hingga tahun 2018.

“Terus terang saya baru di masjid ini. Sebelumnya tidak pernah jadi pengurus, kerja sama dengan pengurus lain dan bantuan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menghantarkan masjid ini menjadi masjid kebanggaan karena kebersihan, keasrian, keteduhan lingkungannya,” harap Sagir. (uum)

Baca Juga
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help