Home »

Ihwal

Gubernur Kalsel H Sahbirin Gelorakan Semangat Jumat Berinfak

Gerakan Jumat Berinfak Rp 2.000 telah dicanamgkan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel pada Juni 2016 lalu.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Gelorakan Semangat Jumat Berinfak
serambiummah.com
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor didampingi Ketua MUI Kalsel Husin Nafarin dan Ketua Baznaz Kalsel HG (P) Rusdi Effendi saat pencanangan Gerakan Jumat Berinfak di Kalsel 

SERAMBIUMMAH.COM - Gerakan Jumat Berinfak Rp 2.000 telah dicanamgkan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel pada Juni 2016 lalu, bertepatan Ramadan 1437 Hijriah.

Wakil Ketua Baznas Kalsel, H Asmaji Darmawi mengatakan, ini menjadi gerakan motivasi untuk semangat yang lebih luas.

“Gerakan ini menggunakan momentum Ramadan, bulan suci di mana muslimin cenderung lebih lapang untuk berinfak dan sedekah. Inikan gerakan nasional,” kata H Asmaji Darmawi.

Karena merupakan gerakan moral untuk membangun motivasi gemar berinfak, menurut Asmaji Darmawi, penyelenggara tidak memasang target secara nominal.

“Kita hanya berharap, dengan gerakan ini ada semangat atau gemar berinfak yang tumbuh lebih baik di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Tentang ke mana masyarakat akan menyalurkan infak setiap Jumat, menurutnya, bisa di masjid, musala atau tempat berinfak yang sudah ada. Bahkan pengelolaan dana infak pun diserahkan kepada mereka.

“Baznas Kalsel yang disupport sepenuhnya oleh Gubernur Sahbirin dalam gerakan ini, sifatnya hanya menggelorakan semangat gemar berinfak itu saja,” katanya.

Kalau masjid dan musala selama ini sudah menyelenggarakan pengelolaan infak tersebut, maka untuk ke jajaran pegawai negeri sipil (PNS) kini Baznas Kalsel sudah pula berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk menyukseskan gerakan ini.

Bahkan, bukan hanya ke jajaran PNS di pemprov tetapi juga ke perguruan tinggi yang ada di Kalsel.

“Ke perguruan tinggi sedang kita jajaki teknis Jumat Berinfaq Rp 2.000 ini, tetapi bagaimana bentuk pengelolaannya kemudian masih belum diformatkan,” katanya.

Kerja sama Baznas-perguran tinggi, sudah dirintis di Jakarta. Baznas di ibu kota negara itu sudah bekerja sama dengan 10 perguruan tinggi besar untuk menjalankan gerakan ini.

“Salah satu misinya adalah dengan pengelolaan infak ini, pihak kampus akan ikut program kemanusiaan yaitu memberikan beasiswa pada keluarga miskin. Istilahnya, satu keluarga miskin diberikan satu beasiswa untuk anaknya kuliah di sana,” kata Asmaji. (uum)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help