Jazirah

Hj Rahmah Terkejut Disuguhi Perempuan Hong Kong

Hong Kong sebagai salah satu kota kiblat bisnis ekonomi dunia, surganya hiburan, hunian mewah serta terdapat ratusan tempat wisata menawan.

Hj Rahmah Terkejut Disuguhi Perempuan Hong Kong
istimewa
Hj Rahmah Khairita berasma suami, H Ogy Fajar Nuzuli saat di Korea 

SERAMBIUMMAH.COM - Beberapa kota di luar negeri di mana penduduknya minoritas muslim, pernah dikunjungi Hj Rahmah Khairita.

Mulai dari Hong Kong di China, Australia, Korea, hingga Thailand. Banyak pula pengalaman didapat Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kota Banjarbaru ini, termasuk pengalaman spiritual.

Namun, ada tempat wisata yang dihindarinya, yakni wisata pantai di Negara Gajah Putih, Thailand. Di sana, kebanyakan berjemur dengan kondisi full terbuka. Sebagai seorang muslim, istri H Ogi Fajar Nuzuli ini memilih tidak mendatangi tempat wisata tersebut.

Hong Kong sebagai salah satu kota kiblat bisnis ekonomi dunia, surganya hiburan, hunian mewah serta terdapat ratusan tempat wisata dengan cakrawala dan pelabuhan alam menawan, juga membuatnya penasaran untuk berkunjung.

“Kebetulan yang menjadi pemimpin rombongan tour, suami saya. Kami pun ke Hong Kong dengan membawa berbagai rasa penasaran. Kalau mendengar wisata Hong Kong sepertinya wah,” kata perempuan aktif biasa dipanggil Rita.

Di antara yang dikunjungi adalah The Peak, tempat terbaik untuk menikmati pemandangan malam berwarna-warni di Hong Kong. Dikenal sebagai salah satu landmark yang paling mencolok di Hong Kong.

Kunjungi juga Victoria Bay, pelabuhan terbesar di China dan salah satu aset terbesar Hong Kong. Pada malam hari, berjuta lampu twinkle yang berasal dari 40 gedung pencakar langit di Hong Kong di Pulau Hong Kong dan Kowloon Peninsula.

Ada pula Hong Kong Disneyland di Pulau Lantau, menghadap Laut Cina Selatan. Ocean Park di ujung selatan Hong Kong, tempat wisata lokal paling populer sejak 1977. Kemudian, Lan Kwai Fong, tempat tujuan aneka kuliner dan hiburan, dan tempat wisata lainnya.

Selepas berkeliling ke sejumlah titik wisata Hong Kong, malamnya Hj Rahmah Khairita bersama suami melepas lelah beristirahat di sebuah hotel. Di sinilah pengalaman yang menggelitik sekaligus memprihatinkan dirinya sebagai seorang muslim.

“Saat kami bersantai, mendadak ada yang ketuk pintu hotel. Saya dan suami pun membukakan pintu. Di hadapan kami perempuan muda cantik Hong Kong. Lebih mengejutkan kami, katanya dia disuruh untuk ‘melayani’ sebagai ucapan terima kasih bosnya sebagai ‘service’ perjalanan tour kepada ketua rombongan tour yang kebetulan suami saya,” ceritanya.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR
Sponsored Content

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help