Breaking News:

Mulai Bangkit Setelah 2006

agi waktu duha, geliat aktivitas jemaah sudah terlihat di Masjid Baitul Azhiim, Jalan Bhayangkara

Editor: Dheny
BANJARMASIN POST GROUP/SYAIFUL ANWAR
Masjid Baitul Azhiim 

SERAMBIUMMAH.com - Pagi waktu duha, geliat aktivitas jemaah sudah terlihat di Masjid Baitul Azhiim, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Sungai Ulin, Banjarbaru.

Satu persatu warga berdatangan. Mereka mengambil air wudu di deretan keran air di depan bangunan induk. Selanjutnya, masing-masing mendirikan salat tahiyatul masjid dilanjut dengan salat duha, zikir dan doa.

Ruang induk masjid yang didesain terbuka dengan banyak pintu dan jendela, memberi ruang yang luas dan bebas keluar masuk hembusan angin. Tak heran kalau jemaah menjadi merasa betah dan nyaman dibuai hembusan angin yang bisa membantu mencapai kekhusyukan ibadahnya.

Masjid ini awalnya dibangun dari tanah waqaf keluarga sumbangan Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila. Diresmikan pada 3 November 2002 oleh Wali Kota Banjarbaru ketika itu, Rudy Resnawan, bersama ketua yayasan, Soeharto.

Didirikan di atas hamparan lahan hampir setengah hektar, lahan untuk parkir pun terbilang luas. Meski bentuk untuk bangunannya cukup sederhana, namun didesain dengan apik.

Untuk atap, seperti berlapis tiga dari genteng. Dan tiap lapisan tersusun dari atap genteng persegi empat yang mengerucut di puncaknya, dipoles warna hijau, menaungi badan masjid yang berbentuk persegi empat.

Menengok ruang induk, yang berukuran 17 meter x 20 meter, sayap kiri dan kanan ruang induk terpasang enam jendela dan dua pintu. Sedangkan yang diseberang mimbar, dipasang enam jendela dan tiga pintu.

Selain itu ada pula bangunan tambahan yang dibangun sekitar 2008, mengisi sisa tanah di salah satu sisi sehingga mentok dengan tembok bangunan rumah warga. Tambahan bangunan dibuat bertingkat dua dengan ukuran 24 meter x 10 meter. Untuk lantai bawah terdapat ruang dapur dan ruang cadangan, termasuk lima kamar kecil dan dua kamar mandi.

Biasanya, ruang tambahan lantai bawah di luar ruang induk masjid itu digunakan untuk menampung jamaah yang berbuka puasa saat Ramadan, jemaah saat salat Jumat atau pada waktu perayaan hari besar Islam.Sedangkan untuk lantai dua, terdapat dua kamar yang dikhususkan untuk kaum dan imam masjid.

Kegiatan sempat tak banyak dilakukan sejak diresmikan 2002 hingga 2006. Dari segi pembangunan fisik, juga tidak ada perkembangan. Setelah 2006, barulah digelar berbagai kegiatan.

Penuturan mantan ketua pengurus masjid, H Damisriadi, setelah 2006 itu mulai dibangun koordinasi dengan masyarakat. Setiap selesai salat Jumat, sambil hitung celengan, pengurus menggelar musyawarah untuk evaluasi permasalahan dan perencanaan pengembangan ke depannya.

“Empat tahun, mulai 2002 sampai 2006, memang sempat mati suri, tak banyak kegiatan. Setelah 2006, barulah mulai mendapat respon dari masyarakat. Bahkan ada warga yang menginfakkan hartanya untuk pembangunan masjid,” imbuhnya.

Perkembangan berikut, aktivitas jemaah terus mengingkat. Demikian pula dengan perkembangan fisik bangunannya. Sekarang, ruang induk dan teras masjid tak mampu lagi untuk menampung jemaah. Terutama salat Jumat. Lebih dari 500 jemaah yang salat bersama. Untuk hasil sumbangan, juga meningkat, sehingga dapat membiayai pengembangan fasilitas.

“Saat ini masih tahap penyelesaian pembangunan dua tingkat untuk tempat kaum, imam ataupun muazin. Nanti dilanjutkan dengan pelebaran teras masjid,” jelas H Damisriadi yang baru saja menyerahkan jabatan ketua pengurus masjid kepada penerusnya, H Syamsuddin. (syaiful akhyar-alpri w)

Kegiatan di Masjid Baitul Azhiim
- Setelah salat Magrib: pengajian ilmu dan amal ibadah
- Minggu malam: pengajian fikih dan tasawuf dengan Kitab Hidayatus Sholikhin oleh Guru Fauzan Herman
- Senin malam: pengajian fikih dengan kitab Fathul Qarib oleh Hafiz Ilmi
- Rabu malam: pengajian hadits kitab Arba’in Nawawi oleh guru Basuni
- Kamis malam: salat hajat dan tasbih berjemaah
- Jumat malam: pengajian akidah akhlak kitab Ta’alim muta allim
- Sabtu malam: pembacaan maulid habsi

Berita Populer
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved