Ucap Salam dan Ketuk Pintu Saat Bertamu

SUDAH menjadi kebiasaan umat muslim untuk mengucapkan salam dan mengetuk pintu saat bertamu ke rumah orang lain.

Ucap Salam dan Ketuk Pintu Saat Bertamu
fauzysadland.blogspot.com
Ilustrasi

SUDAH menjadi kebiasaan umat muslim untuk mengucapkan salam dan mengetuk pintu saat bertamu ke rumah orang lain.

Ustadz Kamil dari Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari mengatakan bertamu diartikan berkunjung ke rumah orang lain dalam rangka mempererat silaturahmi, baik dengan tetangga, sanak keluarga, maupun teman sejawat.

Silaturahmi tidak saja menghubungkan tali persaudaraan, tetapi juga akan banyak menambah wawasan ataupun pengalaman karena bisa saja pada saat berinteraksi terjadi pembicaraan-pembicaraan yang berkaitan dengan masalah-masalah pendidikan, sosial, politik, perdagangan, pekerjaan, jodoh, dan sebagainya.

Bertamu merupakan kegiatan sosial yang telah diatur adab dan etikanya dalam Islam.

Di antara adab dan etika ketika bertamu adalah sebagaimana firman Allah SWT : Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu selalu ingat.” (QS. An Nur : 27)

“Jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S: An-Nur 28)

Mengenai adab untuk bertamu, yang pertama diperintahkan bagi kita sebagai umat muslim untuk mengucapkan salam terlebih dahulu, sebagaimana ayat di atas (QS. An Nur : 27).

Pernah salah seorang sahabat beliau dari Bani ‘Amir meminta izin kepada Rasulullah SAW yang ketika itu beliau sedang berada di rumahnya.

Orang itu mengatakan: “Bolehkah saya masuk?” Maka Rasulullah pun memerintahkan pembantunya dengan Sabdanya: “Keluarlah, ajari orang ini tata cara meminta izin, katakan kepadanya: Assalamu `alaikum, bolehkah saya masuk? Sabda Rasulullah tersebut didengar oleh orang tadi, maka dia mengatakan: “Akhirnya Nabi pun mempersilahkannya untuk masuk rumah beliau.” (HR. Abu Dawud)

“Orang yang bertamu disunnahkan untuk mengucapkan ‘Assalamu ‘alaikum warahmatullahi Wabarakaatuh’  (semoga kesejahteraan, rahmat dan barokah Allah limpahkan kepada mu). Dan bagi yang mendengar diwajibkan mengucapkan ‘Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakaatuh’ dengan memakai ‘Wa’ di awalnya,” katanya.

Halaman
12
Editor: Sudi
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved