Breaking News:

Rumus Canggih Guru Matematika

AKU, dengan gaya dinginku membuat setiap orang yang mendekat juga ikut membeku sepertiku.

Rumus Canggih Guru Matematika
Ilustrasi

Aku memang sudah jatuh cinta pada matematika. Siang dan malam  aku mengerjakan soal-soal matematika. Di kepalaku berputar dan menari-nari rumus yang harus aku pahami untuk memecahkan soal-soal.

Rupanya ketangkasanku dalam memahami matematika begitu menonjol dan berkesan di hati guruku. Hingga beliau mempercayakan setiap tugas kepadaku.

“Raudah, Bapak tidak bisa masuk hari ini ada rapat mendadak. Nah, kerjakan soal-soal ini kumpulkan ketika bel berbunyi”.

“Inggih, Pak”.

Suatu kali beliau berkata kepadaku di hadapan beberapa temanku.

“Jadi anak bapak saja bagaimana? Mau?”

Waktu itu, mungkin umur beliau belum kepala tiga, sekitar 27 atau 28 tahun, namun sudah menikah. Saat itu aku anak ingusan 13 tahun, hanya tersenyum tidak karuan.

Ada lagi yang terlintas di benakku, tentang sebuah nama. Namaku yang tak komersil itu adalah pemberian nenek ku yang baru ku tahu dari mama itupun aku yang bertanya.

Mungkin dalam benak mamaku apalah arti sebuah nama yang penting artinya tidak aneh-aneh itu sudah cukup. Sejak itu aku sibuk mencari tahu dan akhirnya ketemu singkatnya,Raudah, artinya taman surga. Kalau aku boleh menafsirkan filosofi namaku yang disematkan nenek itu mengandung harapan bahwa nantinya aku menjadi seperti taman tempat yang menyejukan setiap orang yang menyinggahinya. Mendapatkan ketenangan di dalamnya, senantiasa berkembang dan subur seperti keluasan ilmu yang akan selalu berkembang.

Setiap kali men-cek absensi ketika namaku disebut Pak Fatur, terkadang membubuhi kata Muhammad di depan namaku. Menjengkelkan, tapi apa mau dikata akupun senyum-senyum tak karuan. Hal itu menjadi ejekan teman satu kelas ku.

Halaman
1234
Tags
Cerpen
Berita Populer
Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved