Breaking News:

Cinta Prita

AKU memperhatikan anak semata wayangku itu dengan sudut mataku. Dari tadi siang Prita

Cinta Prita
BPOST GROUP/DENNY
Ilustrasi

Prita meletakkan tubuh mungilnya di pangkuanku. Aku memeluknya erat. Beberapa menit kami hanya saling berdiam diri.

Aku memutuskan untuk tidak mendesaknya. Kubiarkan Prita sendiri yang memutuskan kapan saatnya bicara. Aku pun mengingatkan diriku untuk tidak terbawa emosi.

“Ma…  Mama cinta tidak sama papa?” Tanya Prita.

Aku mengernyitkan dahi. Aku masih belum tahu ke mana Prita akan membawa pembicaraan ini.

“Iya... Mama cinta papa dan juga Prita,” sahutku.

“Ma…”

“Iya…”

“Ngg… anu ma…”

Aku menunggu.

“Prita jatuh cinta.”

Halaman
1234
Tags
Cerpen
Berita Populer
Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved