Keutamaan Salat Malam

RASULULLAH bersabda: “Setan mengikat tiga ikatan pada bagian belakang kepala salah seorang di antara kamu ketika tidur

Editor: Sudi
Keutamaan Salat Malam
H. Muhammad Tambrin

“Apabila seorang suami membangunkan istrinya di malam hari lalu mereka salat berjamaah dua rakaat niscaya mereka dicatat tergolong orang-orang yang banyak mengingat (Allah)” (HR Abu Dawud)

9. Orang-orang yang paling mulia di antara umat ini, mereka yang senantiasa mengerjakan salat di malam hari, Abdullah bin Abbas r.a. meriwayatkan dari Rasulullah SAW beliau bersabda: “Orang-orang yang paling mulia dari umatku adalah para pembawa Alquran dan orang-orang yang senantiasa salat di malam hari” (HR Ibnu Abid Dun-ya dan al-Baihaqi)
Dalam hadits Sahl bin Sa’ad dia berkata: “Jibril pernah datang kepada Nabi SAW lalu berkata: “wahai Muhammad! hiduplah sesukamu, sesungguhnya engkau akan mati, berbuatlah sekenhendakmu sesungguhnya engkau akan dibalas dengannya dan cintailah siapa saja yang engkau sukai, sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya, ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mukmin adalah (dengan) salat malam dan kehormatan/keperkasaan manakala tidak tergantung kepada manusia” (HR. Thabrani)

10. Salat malam salat yang paling afdhal setelah salat lima waktu, berdasarkan hadits Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda “Puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadan adalah di Muharram dan salat yang paling afdhal setelah salat wajib adalah salat malam” (HR. Muslim)

11. Orang-orang yang senantiasa salat malam memiliki surga yang khusus untuk mereka.

12. Setiap malam ada dua saat, jika seorang hamba berdoa pada saat tersebut niscaya doanya terkabul, berdasarkan hadits Jabir bin Abdullah, beliau berkata aku mendengar Nabi SAW bersabda :

“Sesungguhnya pada malam hari ada dua saat, tidaklah seorang muslim memohon kepada Allah kebaikan dari urusan dunia dan akhirat bertepatan dengan saat tersebut, melainkan Dia memberikan permohonan dan hal tersebut pada setiap malam” (HR. Muslim)

13. Abdullah bin Mas’ud berkata: “Sesungguhnya Allah tertawa kepada dua orang, seorang yang bangun meninggalkan kasur dan selimutnya di malam yang dingin, lalu ia berwudhu kemudian ia salat, maka Allah SWT berkata kepada para malaikat-Nya: “Apa yang mendorong hamba-Ku ini berbuat demikian? Mereka menuturkan: “(Karena) mengharapkan apa yang ada di sisi-Mu dan takut dari apa yang ada di sisi-Mu”, maka Allah-pun berkata : “Sesungguhnya Aku telah memberikan apa yang diharapkannya dan mengamankannya dari apa yang ditakutinya.” (HR Thabrani)

14. Orang yang berniat akan bangun di malam hari untuk melaksanakan salat malam, lalu tertidur maka dicatat baginya pahala salat malam. (*)

Sumber: Serambi Ummah
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved