Serambi Ummah Edisi 738

DI zaman modern saat ini kekerasan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) terus terjadi, padahal mereka bukan budak dan boleh diperlakukan

Serambi Ummah Edisi 738
SERAMBI UMMAH/DONNY SOPHANDI
Cover Serambi Ummah edisi 738

Assalamualaikum wr wb

DI zaman modern saat ini kekerasan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) terus terjadi, padahal mereka bukan budak dan boleh diperlakukan seenaknya, seperti yang terjadi di Bogor, Jawa Barat. Istri seorang jenderal polisi diduga melakukan kekerasan dan penyekapan terhadap 16 pembantunya. Mengapa hal itu terus terjadi? Apakah ini karena lemahnya posisi para pembantu. Bagaimana pandangan Islam dalam menyikapi persoalan ini. Lengkapnya baca di Rubrik Dalil, Serambi Ummah, edisi ini.

Masa kampanye Pemilu 2014 belum lagi tiba, pernak-pernik caleg lengkap dengan foto dan nomor urut sudah bertebaran di mana-mana. Tentu saja lengkap dengan janji manis, bahkan ada yang menyatakan rela mati untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat, saat terpilih nanti. Nah, bagaimana jika nanti visi misi atau janji manis itu hanya tinggal janji saat terpilih nanti.  Nah, kebohongan politik ini, kami kupas di Rubrik Dalil. Apa konsekensinya bagi caleg yang kelak terbukti bohong. Silahkan simak liputannya.

Bagi pasangan keluarga muda, tentu kehidupan tidak selalu berjalan serasi, kadang terjadi kesalahapahaman yang berujung amarah, bahkan sampai mengarah ketindak kekerasan. Nah, pada Rubrik Sakinah kali ini, kami mencoba mencari solusi bagaimana cara kita bersikap sabar, dan  mengelola amarah agar hubungan suami-istri tetap harmonis.

Para penggemar fashion atau hijaber sudah pasati tak asing lagi dengan kain jumputan. Kain etnik ini dihias dengan teknik dicelup sehingga disebut kain pelangi, tie dye. Sentuhan motif khas daerah, jadi nilai plusnya.  Panasaran, baca seluk beluk tentang kain jumputan ini di Rubrik Muslimah.

Pada tahun 1980-an, tradisi khataman Alquran bagi calon pengantin sering digelar di masyarakat. Namun, kini, tradisi yang dilaksanakna jelang acara pernikahan itu sangat jarang dan  nyaris tidak ada lagi di masyarakat. Kalaupun ada, yang mengajinya diserahkan ke orang lain atau qari maupun qariah. Padahal tradisi ini sangat Islami. Perlukan tradisi itu dihidupkan kembali. Baca liputannya di Rubrik Tradisi.

Masih banyak liputan menarik lainnya yang kami sajikan pada Serambi Ummah edisi pertengahan Januari 2013 ini.  Semoga ini bisa menambah khasanah pengetahuan kita tentang Islam.

Wassalamualaikum wr wb

Editor: Sudi
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved