Hujan Belum Turun, Ustadz Ajak Masyarakat Intropeksi Diri

Agar kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten dan kota di Riau yang berdampak kepada buruknya polusi udara

Hujan Belum Turun, Ustadz Ajak Masyarakat Intropeksi Diri
tribunnews.com
kabut asap 

SERAMBIUMMAH.CO.ID, PEKANBARU - Agar kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten dan kota di Riau yang berdampak kepada buruknya polusi udara yang hampir merata terjadi diseluruh kawasan di Riau bisa hilang, berbagai upaya terus di lakukan oleh pemerintah maupun masyarakat.

Mulai dari melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), water bombing mengunakan Heli, hingga melaksanakan salat Istisqha yang dilakukan oleh ribuan masyarakat Riau. Baik di Pekanbaru, maupun di sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Riau.

Namun sayangnya, usaha tersebut hingga kini masih belum membuahkan hasil. Untuk itu, Ustadz Abu Zubair Hawary, meminta masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru untuk bersabar, karena musibah kabut asap ini, sesungguhnya ujian dari Allah SWT.

Oleh sebab itu, ia meminta semua masyarakat di Riau, terus berdoa sambil berharap agar Allah, meringankan beban masyarakat, dan menurunkan hujan sebagai nikmat, sehingga kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau ini, bisa hilang.

"Kita harus bersungguh-sungguh kepada للّهُ SWT untuk menghadapkan hati yang bersih dan betul-betul bertobat kepada Allah, supaya hujan segera diturunkan," kata Ust Abu Zubair Hawary kepada Tribun usai Salat Istisqha di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Rabu (12/3/2014) pagi.

Ia menagatakan, meskipun berbagai upaya terus dilakukan dan hujan belum juga turun, masyarakat jangan berputus asa. Untuk itu, mari bersama-sama mengintropeksi diri masing-masing. "Barang kali dari kita masih ada yang salah. Jadi, mari kita bersama-sama bertobat dan memohon ampun kepada Allah, supaya hujan diturunkan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pantia Salat Istisqha di Masjid Raudhatul Jannah, Heru Mujianto mengatakan, Salat Istisqha ini diadakan setelah adanya edarannya dari Pemerintah Provinsi Riau dan dari Kementrian Agama Wilayah Riau. "Salat Istisqha ini, diselenggarakan oleh Yayasan Nadwah Islamiah-Pekanbaru, dan diikuti oleh 3000 lebih jamaah," ujarnya.

Tags
kabut asap
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved