Pelanggan yang Raja

Ndak karu-karuan saja kamu bikin rambut saya seperti zebra cross, waktu di awal kan sudah saya

Pelanggan yang Raja
BPost Group/Deni

***

Pertamakali belajar...

Di bawah rindang pohon Trembesi.

“Kamu lihat dulu cara bapak!” Aksi cekatan tangan si tukang cukur sepuh itu memperagakan cara memainkan gunting dan sisir. Takim antusias menyimak langkah demi langkah berharap ia bisa semahir Pak Dulah.

“Kamu mesti pandai menerjemahkan kemauan pelanggan, bagaimana potongan rambut yang diinginkan, jangan disamakan model rambut orang tua dengan gaya rambut anak muda sekarang, tentu berbeda dalam hal selera,” beber beliau memberi wejangan.

“Dimana saya dapat  membeli peralatan cukur?”

“Tidak usah berpikir terlalu jauh ke sana, kalau praktik cukup pakai gunting punya bapak yang satunya lagi.”

“Terima kasih banyak, Pak!”

“Dan rambut di kepala bapak ini bisa kamu jadikan belajar cukur, hee hee,” Sang Guru terkekeh.

“Ha haa.. ,” pelanggan yang sedari tadi bisu, tiba-tiba terpingkal sebab menginsafi bahwa kepala Pak Dulah cuma bertengger rambut yang tipis dan beruban, terus mau dibikin model apa.

Halaman
1234
Tags
Cerpen
Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved