Breaking News:

Hidup dan Ujian

ALLAH berfirman (artinya): “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya...

Editor: Sudi
Hidup dan Ujian
H. Muhammad Tambrin

Oleh: H Muhammad Tambrin
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel

ALLAH berfirman (artinya): “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu sangat dekat” (QS Al-Baqarah: 214).

As-Sya’di dalam tafsirnya menjelaskan: Allah SWT mengabarkan bahwasanya Dia sudah pasti akan menguji hamba-hamba-Nya dengan malapetaka, kesengsaraan dan kesulitan sebagaimana yang Dia lakukan terhadap orang-orang yang sebelumnya, karena itu adalah sunnah-Nya yang berjalan yang tidak berganti dan tidak berubah sebagai sunatullah.

Barang siapa yang menegakkan agama dan syariat-Nya, ia pasti akan diuji, apabila dia bersabar dalam perintah Allah dan tidak mempedulikan kesulitan yang mengadang di hadapannya, maka dia adalah orang yang benar yang mendapatkan kebahagiaan yang sempurna dan jalan kepemimpinan.

Barang siapa yang menjadikan fitnah (ujian) manusia seperti siksa dari Allah yaitu dia terhalang oleh segala kesulitan dari tujuan yang ditempuhnya, dan dibelokkan oleh cobaan-cobaan dari maksud dan sasarannya, maka dia adalah pembohong dalam pengakuan keimanannya, karena keimanan itu bukanlah dengan kekaguman, angan-angan dan sebatas pengakuan, hingga perbuatan yang akan membenarkan atau mendustainya, sesungguhnya telah terjadi pada umat-umat terdahulu apa yang diceritakan oleh Allah tentang mereka, “Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan” yaitu kemiskinan dan penyakit pada tubuh mereka, “serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan)” dengan berbagai macam ketakutan seperti ancaman pembunuhan dan pengusiran, harta mereka diambil, pembunuhan orang-orang yang dicintai, dan macam-macam hal yang berbahaya hingga kondisi mereka memuncak dan goncangan itu membuat mereka menduga bahwa pertolongan Allah itu lambat, padahal mereka yakin akan kedatangannya.

Tetapi karena situasi yang dahsyat dan kesulitannya itu, sehingga dia berkata: “Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, 'Bilakah datangnya pertolongan Allah?'” Di saat datang pertolongan Allah pada kesusahan, dan setiap kali perkara terasa sulit kemudian menjadi lapang, Allah berfirman: “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”.

Demikianlah setiap orang yang menegakkan kebenaran itu pasti akan diuji, dan ketika persoalannya semakin sulit dan susah lalu dia bersabar dan tegar menghadapinya niscaya ujian tersebut akan berubah menjadi anugerah untuknya, dan segala kesulitan itu menjadi ketenangan, lalu Allah menyusulkan semua itu dengan kemenangannya atas musuh-musuhnya serta mengobati penyakit yang ada dalam hatinya.

Allah SSWT berfirman: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS Ali Imran: 142).

Dalam ayat lain: “ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: `Kami telah beriman’ sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta” (QS Al-Ankabut: 2-3).

Sebagai seorang yang beriman, kita dituntut menyikapi berbagai episode hidup dengan lurus penuh keyakinan kepasrahan yang tulus, bahwa hal ini adalah nasihat dari Allah yang harus kita pegang dan berusaha jujur serta menerima atas nasihat itu.

Dengan begitu, dalam diri kita tidak ada indikasi membohongkan atau berbuat zalim apalagi sampai berpaling dari ayat-ayat Allah, yang hal ini adalah hakikatnya merupakan ujian keimanan pada kita, kita takut betapa besar ancaman Allah terhadap orang yang berpaling dari ayat-ayat dan nasihat-Nya. (*)

Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved